Popular Post
- Ini akan jadi kabar gembira bagi masyarakat yang belum mencatatkan peristiwa kelahirannya melebihi batas waktu 1 tahun. Karena pemerintah da...
- Pengurus Wushu Indonesia (WI) Kabupaten Jombang periode 2011-2014 dikukuhkan. Pengukuhan nahkoda dan awak dari cabang olahraga wushu Jomban...
- Suasana Malam Resepsi Kenegaraan Di Pendopo Pemkab Jombang Bupati Jombang Drs. H. Suyanto MM sangat berterima kasih kepada masyaraka...
- Jumlah pengunjung perpustakaan daerah Mastrip tembus sampai 500 orang per hari. Disamping penambahan fasilitas penunjang perpus, jam buka pe...
- Ini akan jadi kabar gembira bagi masyarakat yang belum mencatatkan peristiwa kelahirannya melebihi batas waktu 1 tahun. Karena pemerintah da...
- Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Hadiatmoko, SH meresmikan pusat latihan Brimob di Dusun Kedunggalih Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten J...
- “Menjalankan ibadah puasa dibulan Ramadhan bukan alasan untuk bermalas-malasan”. Pernyataan ini dilontarkan M. Munif Kusnan Sekretaris daer...
Pengunjung
ARSIP
-
▼
2011
(338)
-
▼
Mei
(18)
- Bantu Sanitasi, Dubes Australia Turun ke Banjardowo
- Bantu Sanitasi, Dubes Australia Turun ke Banjardowo
- Bupati Terima Penghargaan Praktisi Pemerintahan da...
- Bupati Terima Penghargaan Praktisi Pemerintahan da...
- As Roda Patah, Truk Nyosor
- As Roda Patah, Truk Nyosor
- PPIP 2011, 16 Desa Kebagian 4 Miliar
- PPIP 2011, 16 Desa Kebagian 4 Miliar
- Entas Kemiskinan Dijanjikan Jadi Prioritas
- Entas Kemiskinan Dijanjikan Jadi Prioritas
- Bangun Fasilitas TPA Jombang, KFW Jerman Kucurkan ...
- Bangun Fasilitas TPA Jombang, KFW Jerman Kucurkan ...
- Pengunjung Mastrip Tembus 500 Per Hari
- Pengunjung Mastrip Tembus 500 Per Hari
- Lelang Produk Pertanian, Kontrak Tembus Miliaran
- Lelang Produk Pertanian, Kontrak Tembus Miliaran
- Kepala BPKP Jatim : APBD Untuk Masyarakat, Bukan U...
- Kepala BPKP Jatim : APBD Untuk Masyarakat, Bukan U...
-
▼
Mei
(18)



Breaking News
Loading...
Senin, 23 Mei 2011
Bangun Fasilitas TPA Jombang, KFW Jerman Kucurkan 135 Miliar
Pengelolaan sampah jadi fokus utama yang dibahas dalam pertemuan Senin (23/5/11) pagi antara Pemkab Jombang dengan KFW Jerman, Bank yang mendanai program urban climate protection program di Indonesia. Secara gamblang, pertemuan kala itu menegaskan bahwa KFW Jerman sepakat mengucurkan dana sebesar 135 Miliar untuk Jombang.
Bupati Suyanto, didampingi Agus Riyadi Kepala Bappeda menyambut kedatangan KFW Jakarta yang dipimpin Bernard Schenk di ruang Soero Adiningrat. Suyanto menyampaikan bahwa pembangunan berbasis lingkungan telah dijalankan dan tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) sampai 2013 dan RPJPP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Propinsi) sampai 2025.
“Bukan hanya jargon, tapi sudah kita tuangkan dalam produk hukum,” katanya. Hingga saat ini, lanjut Suyanto, partsipasi masyarakat meningkat tajam terkait masalah lingkungan dan persampahan. Hasilnya, TPA Jombang didapuk menjadi yang terbaik nasional kategori kota sedang.
Bernard Schenk, bersama penerjemahnya memberikan penjelasan terkait hasil penilaian yang telah disampaikan oleh fithcner atau konsultan yang disampaikan minggu lalu. Jombang menjadi kabupaten pertama yang mendapat paket bantuan pengelolaan persampahan.
“It’s about 135 billion for Jombang (jumlahnya sekitar 135 Miliar untuk Jombang),” kata Bernard. Sistem pembangunan TPA terkait infrastruktur dan sarana penunjang lain diharapkan dapat membuat TPA Jombang dapat menjangkau aspek kebutuhan seluruh kecamatan, bukan hanya melayani sebatas kota saja.
Dana tersebut termasuk untuk perluasan TPA, infrastruktur, penutupan sub TPA dan pembangunan instalasi pemilahan dan pengomposan. Selain itu, untuk pembangunan sistem pengelolaan gas TPA masih tergolong baru dan beberapa kota masih belum menerapkan. Jadi, ini hal baru yang pertama kali diterapkan.
Bernard juga menjelaskan bahwa tak hanya Jerman yang jadi pendana tetap program pengurangan emisi gas buangan ini, namun negara termapan di dunia yakni Swis juga memberikan dana pendampingan. “There’s not only Germany, but also Switzerland,” pungkas Bernard. (Dedi_SJAM)
Jombang, 23 Mei 2011
Tim Liputan SJAM
Bupati Suyanto, didampingi Agus Riyadi Kepala Bappeda menyambut kedatangan KFW Jakarta yang dipimpin Bernard Schenk di ruang Soero Adiningrat. Suyanto menyampaikan bahwa pembangunan berbasis lingkungan telah dijalankan dan tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) sampai 2013 dan RPJPP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Propinsi) sampai 2025.
“Bukan hanya jargon, tapi sudah kita tuangkan dalam produk hukum,” katanya. Hingga saat ini, lanjut Suyanto, partsipasi masyarakat meningkat tajam terkait masalah lingkungan dan persampahan. Hasilnya, TPA Jombang didapuk menjadi yang terbaik nasional kategori kota sedang.
Bernard Schenk, bersama penerjemahnya memberikan penjelasan terkait hasil penilaian yang telah disampaikan oleh fithcner atau konsultan yang disampaikan minggu lalu. Jombang menjadi kabupaten pertama yang mendapat paket bantuan pengelolaan persampahan.
“It’s about 135 billion for Jombang (jumlahnya sekitar 135 Miliar untuk Jombang),” kata Bernard. Sistem pembangunan TPA terkait infrastruktur dan sarana penunjang lain diharapkan dapat membuat TPA Jombang dapat menjangkau aspek kebutuhan seluruh kecamatan, bukan hanya melayani sebatas kota saja.
Dana tersebut termasuk untuk perluasan TPA, infrastruktur, penutupan sub TPA dan pembangunan instalasi pemilahan dan pengomposan. Selain itu, untuk pembangunan sistem pengelolaan gas TPA masih tergolong baru dan beberapa kota masih belum menerapkan. Jadi, ini hal baru yang pertama kali diterapkan.
Bernard juga menjelaskan bahwa tak hanya Jerman yang jadi pendana tetap program pengurangan emisi gas buangan ini, namun negara termapan di dunia yakni Swis juga memberikan dana pendampingan. “There’s not only Germany, but also Switzerland,” pungkas Bernard. (Dedi_SJAM)
Jombang, 23 Mei 2011
Tim Liputan SJAM
Langganan:
Posting Komentar
(Atom)
0 komentar:
Posting Komentar