Popular Post
- Kegagalan meraih adipura pada tahun 2011 bukanlah merupakan akhir dari upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola lingkungan denga...
- Banjir Apresiasi & Prestasi Apresiasi prestasi dan penghargaan diberbagai bidang yang diterima pemerintah Kabupaten Jomban...
- Guna mendorong semangat kinerja para Camat dalam melakukan terobosan maupun inovasinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemer...
- Ketahanan pangan nasional mulai rentan dan rapuh. Pernyataan ini diungkapkan oleh Bupati Jombang, Drs.H Suyanto, MM dalam Rapat Koordinasi...
- Minimnya perlindungan hak-hak sipil terhadap anak menjadi sorotan pemerintah. Terbukti, meskipun pemerintah telah megeluarkan UU No.23 Tahun...
- Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Hadiatmoko, SH meresmikan pusat latihan Brimob di Dusun Kedunggalih Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten J...
- 152 Kasek dan 40 Pejabat Dilantik Roda mutasi di jajaran Dinas Pendidikan dan pejabat struktural kembali bergulir. Kamis (29/12/2011) pagi, ...
Pengunjung



Breaking News
Loading...
Jumat, 13 Desember 2013
Dengan Lumbung : Upaya Penyediaan Pangan Berkelanjutan
Memantapkan ketahanan pangan masyarakat merupakan prioritas utama
dalam pembangunan karena pangan merupakan kebutuhan yang paling dasar bagi
sumber daya manusia suatu bangsa. Berbagai dampak merugikan akibat kekeringan,
banjir, bencana alam menyadarkan kita bila daerah ini belum memiliki
system ketahanan pangan (food security)
yang bisa diandalkan. Mengaca dari hal tersebut maka pada hari Kamis (12/12)
Kantor Ketahanan Pangan mengadakan Apresiasi Lumbung Pangan Desa di Kecamatan
Ploso Jombang.
Kepala Kantor Ketahanan Pangan, Ir. Nur Aini MM., mengatakan bahwa kegiatan
ini sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 6 tahun 2001 bahwa lumbung
pangan masyarakat adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat yang bertujuan
untuk mengembangkan penyediaan cadangan pangan dengan system tunda jual,
penyimpanan, pendistribusian, pengolahan dan perdagangan bahan pangan yang
dikelola secara berkelompok. Di Kabupaten Jombang sampai saat ini terdapat 296
lumbung pangan, dari jumlah lumbung tersebut yang termasuk kategori lumbung
modern hanya 15 lumbung, sisanya masih lumbung sederhana.
Bupati Jombang, Drs. Ec. H. Nyono Suharli, bersama dinas terkait
berupaya untuk mendorong lumbung pangan ini menjadi lumbung modern dengan
adanya dana stimulant dari pemerintah daerah, provinsi maupun pemerintah pusat
dalam bentuk modal usaha berupa uang maupun barang, serta fasilitas sarana dan
prasarana lumbung pangan. Dengan demikian cadangan pangan masyarakat kita
melalui lumbung semakin mantab. “Dalam upaya penyediaan pangan secara
berkelanjutan, masyarakat desa biasanya menyimpan padi dalam lumbung, hal ini
sudah dilaksanakan sejak nenek moyang kita”, imbuhnya. Peran lumbung dimasa
lalu masih bersifat social dan sebagai tempat penyimpanan hasil panen yang
dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pada saat musim paceklik. Pada saat ini, tambah
Bupati dalam sambutannya, “Peran lumbung pangan sangat strategis oleh karena
itu perlu saya tekankan bahwa lumbung di Kabupaten Jombang bisa menjadi lumbung
pangan yang modern dimana lumbung pangan harus mampu berperan ganda tidak hanya
menjalankan fungsi social tetapi juga harus berfungsi ekonomi sehingga dapat
mensejahterakan anggota dan masyarakat di sekitarnya.
Pada kesempatan itu juga, Kepala Balai Pengkajian Tehnologi Pertanian
Provinsi Jawa Timur memberikan materi berupa kegiatan Kawasan Rumah Pangan
Lestari (KRPL) yang ada di PKK Kabupaten Jombang. Kegiatan tersebut diantaranya
adalah pemenuhan kebutuhan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman
(B2SA) sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan. Bentuk
cadangan pangan tidak hanya beras, tetapi bisa berupa umbi-umbian seperti
singkong, ubi jalar, talas, ganyong dan garut. (aries humas jombang)
Langganan:
Posting Komentar
(Atom)



0 komentar:
Posting Komentar