Popular Post
- Ini akan jadi kabar gembira bagi masyarakat yang belum mencatatkan peristiwa kelahirannya melebihi batas waktu 1 tahun. Karena pemerintah da...
- Pengurus Wushu Indonesia (WI) Kabupaten Jombang periode 2011-2014 dikukuhkan. Pengukuhan nahkoda dan awak dari cabang olahraga wushu Jomban...
- Suasana Malam Resepsi Kenegaraan Di Pendopo Pemkab Jombang Bupati Jombang Drs. H. Suyanto MM sangat berterima kasih kepada masyaraka...
- Jumlah pengunjung perpustakaan daerah Mastrip tembus sampai 500 orang per hari. Disamping penambahan fasilitas penunjang perpus, jam buka pe...
- Ini akan jadi kabar gembira bagi masyarakat yang belum mencatatkan peristiwa kelahirannya melebihi batas waktu 1 tahun. Karena pemerintah da...
- Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Hadiatmoko, SH meresmikan pusat latihan Brimob di Dusun Kedunggalih Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten J...
- “Menjalankan ibadah puasa dibulan Ramadhan bukan alasan untuk bermalas-malasan”. Pernyataan ini dilontarkan M. Munif Kusnan Sekretaris daer...
Pengunjung
ARSIP
-
▼
2011
(338)
-
▼
Agustus
(14)
- Wujud Nyata Program CSR dari PT. SUB pada Masyarakat
- Wujud Nyata Program CSR dari PT. SUB pada Masyarakat
- Lebaran, PNS Libur 9 Hari
- Lebaran, PNS Libur 9 Hari
- Lindungi Hak Anak, Jombang Segera KLA
- Lindungi Hak Anak, Jombang Segera KLA
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kawasan Makam G...
- Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kawasan Makam G...
- Tradisi Grebek Apem Tandai Awal Ramadhan
- Tradisi Grebek Apem Tandai Awal Ramadhan
- Bulan Ramadhan Tetap Harus Tingkatkan Kinerja
- Bulan Ramadhan Tetap Harus Tingkatkan Kinerja
- Tarawih Perdana Di Masjid Agung Baitul Mukminin A...
- Tarawih Perdana Di Masjid Agung Baitul Mukminin A...
-
▼
Agustus
(14)



Breaking News
Loading...
Selasa, 02 Agustus 2011
Tradisi Grebek Apem Tandai Awal Ramadhan
Tradisi grebek jajanan apem yang digelar pemerintah kabupaten Jombang dalam rangka menyambut datangnya 1 Ramadan 1432 H kembali digelar di halaman depan GOR Merdeka Jombang, Senin (1/8/2011) sore.
Sebelum acara dimulai, gunungan yang berisi ribuan apem itu sudah disiapkan di depan GOR Merdeka. Sementara itu, pengunjung yang hadir sudah memenuhi Jalan Raya Merdeka sejak sore. Mereka ingin menyaksikan kirab gunungan apem spektakuler dan berebut kue apem tersebut. Tradisi tersebut merupakan agenda rutin Kabupaten Jombang saat buka puasa pertama.
Mendekati detik-detik buka puasa, 10 orang yang berdandan ala Besut membawa gunungan tersebut ke arah Jalan Merdeka. Pengunjung yang sudah hadir semakin tidak sabar. Mereka saling desak dan saling dorong. Entah siapa yang memulai, tiba-tiba para pengunjung tersebut menjarah gunungan berisi apem. Penonton yang berada dibelakang pun tak mau ketinggalan. Mereka ikut merangsek maju ke depan dan mengambil aneka apem yang dicetak dengan warna warni yang cantik itu.
Tidak kurang dari 15 menit, gunungan yang berisi ribuan apem dari bahan non beras itu ludes. Tradisi grebek apem tersebut sekaligus menandai dibukanya pasar Ramadan yang bertempat di sepanjang jalan Merdeka. Acara tersebut dibuka secara langsung oleh wakil bupati Jombang, Widjono Soeparno. "Pasar Ramadan ini sudah kita gelar enam tahun lebih. Semoga hal itu bisa menggerakkan perekonomian
masyarakat," tutur Widjono saat sambutan. (WATI_SJAM)
Jombang, 2 Agustus 2011
Tim Liputan Suara Jombang AM
Sebelum acara dimulai, gunungan yang berisi ribuan apem itu sudah disiapkan di depan GOR Merdeka. Sementara itu, pengunjung yang hadir sudah memenuhi Jalan Raya Merdeka sejak sore. Mereka ingin menyaksikan kirab gunungan apem spektakuler dan berebut kue apem tersebut. Tradisi tersebut merupakan agenda rutin Kabupaten Jombang saat buka puasa pertama.
Mendekati detik-detik buka puasa, 10 orang yang berdandan ala Besut membawa gunungan tersebut ke arah Jalan Merdeka. Pengunjung yang sudah hadir semakin tidak sabar. Mereka saling desak dan saling dorong. Entah siapa yang memulai, tiba-tiba para pengunjung tersebut menjarah gunungan berisi apem. Penonton yang berada dibelakang pun tak mau ketinggalan. Mereka ikut merangsek maju ke depan dan mengambil aneka apem yang dicetak dengan warna warni yang cantik itu.
Tidak kurang dari 15 menit, gunungan yang berisi ribuan apem dari bahan non beras itu ludes. Tradisi grebek apem tersebut sekaligus menandai dibukanya pasar Ramadan yang bertempat di sepanjang jalan Merdeka. Acara tersebut dibuka secara langsung oleh wakil bupati Jombang, Widjono Soeparno. "Pasar Ramadan ini sudah kita gelar enam tahun lebih. Semoga hal itu bisa menggerakkan perekonomian
masyarakat," tutur Widjono saat sambutan. (WATI_SJAM)
Jombang, 2 Agustus 2011
Tim Liputan Suara Jombang AM
Langganan:
Posting Komentar
(Atom)
0 komentar:
Posting Komentar