Popular Post
- Kabupaten Jombang kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Yakni meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tingkat Prat...
- Drs. Suparman Msi ,Ketua Umum Pengurus Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Jawa Timur telah mengukuhkan pengurus F...
- Sudah menjadi agenda rutin setiap jelang malam pergantian tahun, Bupati Jombang dan segenap aparatur pemkab Jombang, tokoh agama dan tokoh...
- Pasca keberhasilan MAN Jombang menjadi juara Harapan 1 Tingkat Nasional pada Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional tahun 2012, ...
- Pasca ditunjuk sebagai pemenang lomba sinergitas antar kecamatan se-Jawa Timur, Wonosalam makin percaya diri memamerkan ragam potensi yang...
- Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf singgah di Jombang Selasa (17/1/2012) pagi. Kedatangan mantan Menteri PDT ini untuk menghadiri pem...
- “Untuk mewujudkan pendidikan yang berkwalitas haruslah didukung oleh ketersediaan infrastruktur, sarana prasarana, kurikulum yang teruji ...
Pengunjung



Breaking News
Loading...
Kamis, 20 Februari 2014
Kabupaten Jombang kembali masuk dalam 10 besar sebagai Kabupaten berkinerja terbaik di Indonesia

Kabupaten Jombang adalah Kabupaten
ketiga yang dikunjungi tim penilai nasional Evaluasi Kinerja Pelaksanaan
Pemerintah Daerah (EKPPD) setelah Probolinggo, dan Mojokerto.
Rombongan tim diterima di ruang Suro kantor pemkab Jombang oleh Bupati
Bupati Jombang Drs. Ec. H. Nyono Suharli Wihandoko, Wakil Bupati
Jombang Hj. Mundjidah Wahab, Plt. Sekda, Staff Ahli, Asisten, dan
Kepala SKPD dilingkup Pemkab Jombang (19/2/2014) pagi.
Selasa, 04 Februari 2014
DPRD Pamekasan Belajar Pengembangan Peternakan Di Jombang
| Kunker Komisi B-DPRD Pamekasan di Kab. Jombang |
Guna meningkatkan pembangunan di
bidang peternakan di Kabupaten Pamekasan, rombongan Komisi B - DPRD Kabupaten
Pamekasan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Jombang pada Selasa (4/2)
pagi.
Rombongan Komisi B yang berjumlah
sekitar 12 orang ini, diterima
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Drs. Hasan MSi bersama jajaran kepala SKPD
terkait di Ruang Suroadiningrat Kantor Pemkab Jombang.
Selasa, 28 Januari 2014
Bencana Longsor Tewaskan 14 Warga Kopen- Ngrimbi- Kec Bareng - Kab. Jombang
Atas musibah tanah longsor yang diduga menewaskan 14 orang warga di Dsn. Kopen Desa Ngrimbi Kecamatan Bareng pada 28 Januari 2014, Bupati Jombang Nyono Suharli atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga
korban dan mengharapkan agar keluarga yang ditinggalkan tetap tabah,
tenang, sabar dan tetap berserah diri dan berdoa kepada Tuhan atas
musibah yang menimpa keluarga.
Hingga evakuasi hari pertama, telah ditemukan 7 korban meninggal. Sementara 7 korban lainnya evakuasi akan dilakukan hari berikutnya.
Pada hari yang sama Bupati dan jajarannya juga berada dilokasi banjir di 7 desa di kecamatan Mojoagung .
| Melihat Data Korban Longsor Di dusun Kopen desa Ngrimbi - Bareng |
| Pak DE Karwo dan Pak Nyono Serahkan Bantuan Bagi Keluarga Korban |
Senin, 27 Januari 2014
Kualitas Bayi Sebagai SDM Masa Depan Harus Menjadi Perhatian
| Bupati Nyono Suharli Respon Positif Pendampingan Pertama Program Emas |
Berbagai upaya Penurunan Angka
Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) semakin gencar dilakukan dalam
upaya peningkatan kualitas kesehatan di Indonesia dan upaya pencapaian komitmen
Global Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015.
Salah satu program yang dilakukan
untuk menurunkan AKI dan AKB adalah adanya Program EMAS (Expanding Maternal dan
Neonatal Survival), yang salah satunya dilakukan di Kabupaten Jombang, Provinsi
Jawa Timur.
Upaya untuk menurunkan angka
kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten
Jombang telah dilakukan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. Salah satunya
dengan melakukan pendampingan klinis
terhadap puskemas dan rumah sakit (RS) dalam program Expanding Maternal and
Neonatal Survival (EMAS).
"Kelompok kerja yang mendukung program EMAS ini terdiri dari berbagai unsur kesehatan baik yang terlibat langsung dalam
hal penanganan ibu dan bayi seperti halnya dokter, bidan dan perawat ataupun unsur-unsur pendukung lainnya seperti
halnya dari organisasi kemasyarakatan", ungkap dr. Heri Wibowo MKes.
Langganan:
Postingan
(Atom)


