Popular Post
- Kabupaten Jombang kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Yakni meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tingkat Prat...
- Drs. Suparman Msi ,Ketua Umum Pengurus Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Jawa Timur telah mengukuhkan pengurus F...
- Sudah menjadi agenda rutin setiap jelang malam pergantian tahun, Bupati Jombang dan segenap aparatur pemkab Jombang, tokoh agama dan tokoh...
- Pasca keberhasilan MAN Jombang menjadi juara Harapan 1 Tingkat Nasional pada Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional tahun 2012, ...
- Pasca ditunjuk sebagai pemenang lomba sinergitas antar kecamatan se-Jawa Timur, Wonosalam makin percaya diri memamerkan ragam potensi yang...
- Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf singgah di Jombang Selasa (17/1/2012) pagi. Kedatangan mantan Menteri PDT ini untuk menghadiri pem...
- “Untuk mewujudkan pendidikan yang berkwalitas haruslah didukung oleh ketersediaan infrastruktur, sarana prasarana, kurikulum yang teruji ...
Pengunjung



Breaking News
Loading...
Senin, 29 Juli 2013
Sebanyak 2500 Maskin Menerima Sembako Murah
Melambungnya harga kebutuhan pokok dibulan ramadhan dan jelang
lebaran tahun ini menyulitkan masyarakat
yang kurang mampu untuk memenuhinya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, pemerintah Kabupaten
Jombang melalui Dinas Sosial Tenaga
Kerja dan Transmigrasi
(Dinsosnakertrans) menggelar pasar murah.
Kamis, 25 Juli 2013
Ramadhan, PMI Jombang Amankan Stok Darah
Mengantisipasi menipisnya
persediaan darah selama bulan suci Ramadan, UTD (Unit Transfusi Darah) PMI Kabupaten Jombang membuka gerai
donor darah di swalayan. Bukan itu saja, PMI juga melakukan donor darah massal
di sejumlah gereja. Dari terobosan tersebut, stok darah di PMI Jombang hingga
hari ini aman.
Kepala UTD PMI Kabupaten Jombang,
dr Ivan Rovian menjelaskan, setiap memasuki bulan suci Ramadan, jumlah pendonor
selalu mengalami penurunan. Jika hari biasa, jumlah pendonor mencapai 40 sampai
50 orang per hari.
Namun setiap memasuki bulan puasa,
jumlah pendonor darah tersebut turun drastis, yakni hanya 5 sampai 15 orang
saja per hari. Jika kondisi itu dibiarkan, PMI khawatir stok darah akan menipis
bahkan berkurang. "Donor darah di swalayan dan gereja itu telah dilakukannya sejak memasuki
awal ramadhan ini", tuturnya.
Rabu, 24 Juli 2013
Polres Jombang Tindak Tegas Ormas Yang Melakukan Sweeping
Tidak ingin kasus bentrok FPI di
Kendal Jawa Tengah merembet ke Jombang, Kapolres Jombang, AKBP Tri Bisono
Soemiharso mengimbau dengan tegas agar ormas tidak melakukan sweeping selama
bulan suci Ramadan di Jombang. Sebab, ormas yang melakukan aksi sweeping tanpa
pemberitahuan kepada kepolisian akan menimbulkan konflik di masyarakat.
"Jika memang ada
pelanggaran, laporkan saja kepada kami. Biar polisi yang bertindak, karena ini
memang menjadi wewenang kepolisian. Jika ada ormas yang nekad melakukan
sweeping, maka akan kita ambil tindakan tegas," kata Kapolres Tri Bisono,
Selasa (23/7/2013).
Jombang Kabupaten Layak Anak Tingkat Madya
![]() |
| Wabup Jombang Widjono Menerima Penghargaan Dari Menteri PP dan PA Linda Gumelar |
Di bulan Ramadhan 1434H yang penuh berkah ini, Kabupaten Jombang
kembali mendapatkan anugerah yaitu Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA)
Tingkat Madya. Penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen pemerintah
kabupaten dan seluruh stakeholders termasuk masyarakat dalam melindungi hak-hak
anak. Untuk mewujudkan KLA perlu diperkokoh kemitraan pemerintah dengan para
pelaku lain yang akan memberikan kontribusi yang unik. Selain itu, melalui
kemitraan dan partisipasi ini akan mendorong pemanfaatan segala jalur partisipasi
untuk mensejahterahkan dan meningkatkan perlindungan hak anak. Kemitraan yang
terbangun dapat saling berintegrasi dan bersinergi menjadi suatu kesatuan yang
saling mengisi dan membutuhkan satu dengan lainnya.
Langganan:
Postingan
(Atom)





