Popular Post

Pengunjung

  • Breaking News
    Loading...
    Rabu, 26 Desember 2012

    Penyerahan DIPA 2013 : Tindak Lanjut di Tingkat Kabupaten


    Daftar Isian Pelaksanaan Angaran berfungsi sebagai dasar untuk melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran negara dan pencairan dana atas beban APBN serta dokumen pendukung kegiatan akuntansi pemerintah. DIPA berlaku untuk satu tahun anggaran dan memuat informasi satuan-satuan terukur yang berfungsi sebagai dasar pelaksanaan kegiatan dan penggunaan anggaran. Selain itu, DIPA berfungsi sebagai alat pengendali, pelaksanaan, pelaporan, pengawasan, dan sekaligus merupakan perangkat akuntansi pemerintah.

    Penyerahan DIPA 2013 yang berlangsung di Ruang Bung Tomo (26/12/2012) oleh Bupati Jombang merupakan agenda penting karena menyangkut keuangan dan rencana pembangunan tahun depan dan sebagai tindak lanjut kegiatan penyerahan oleh Presiden di Jakarta, yang dilanjutkan di tingkat Provinsi Jawa Timur kepada para penerima DIPA yaitu instansi vertikal dan satuan kerja perangkat daerah yang lain. Bupati Jombang, Suyanto, dalam sambutannya antara lain adalah mengajak kepada kita semua untuk menggunakan anggaran tepat waktu dan tepat sasaran (tidak mbendol mburi) seperti yang sering dialami pada tahun-tahun kemarin, sehingga tidak menghambat pertumbuhan ekonoomi. Kalau ada kelalaian dalam penggunaan anggaran maka pertumbuhan ekonomi terhambat, berarti peningkatan kesejahteraan rakyat juga terganggu dan terhambat.

    Adapun kondisi APBN tahun 2013 sebesar Rp. 1.683 Trilyun yang terbagi untuk belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah. Sedangkan sejumlah Rp. 528,6 Trilyun dialokasikan ke daerah. Diharapkan dengan adanya prosentase anggaran untuk alokasi di daerah maka target pengurangan angka pengangguran dari 6,4% sampai dengan 6,6% di tahun 2012 menjadi turun 5,8% sampai dengan 6,1% di tahun 2013 mendatang. Kabupaten Jombang mendapatkan DIPA pada tahun 2013  untuk 55 satker sejumlah Rp. 419.808.835.000,-. Dana tersebut untuk instansi vertikal dan satker tertentu. “Selamat bekerja, selamat bertugas, mari kita sukseskan RKPD dan APBD tahun 2013, semoga perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi nanti untuk bersama-sama kita pertanggungjawabkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jombang khususnya.” kata  Buapati Jombang, Suyanto.

    Sesuai dengan amanat dari pemerintah pusat agar para penerima DIPA tidak boleh diwakilkan maka di Kabupaten Jombang, sejumlah 6 satker akan diundang kembali untuk menerima DIPA pada kesempatan yang lain. (aries_SJAM)

    Jombang, 26 Desember 2012
    BAGIAN HUMAS 

    Penyerahan DIPA 2013 : Tindak Lanjut di Tingkat Kabupaten


    Daftar Isian Pelaksanaan Angaran berfungsi sebagai dasar untuk melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran negara dan pencairan dana atas beban APBN serta dokumen pendukung kegiatan akuntansi pemerintah. DIPA berlaku untuk satu tahun anggaran dan memuat informasi satuan-satuan terukur yang berfungsi sebagai dasar pelaksanaan kegiatan dan penggunaan anggaran. Selain itu, DIPA berfungsi sebagai alat pengendali, pelaksanaan, pelaporan, pengawasan, dan sekaligus merupakan perangkat akuntansi pemerintah.

    Penyerahan DIPA 2013 yang berlangsung di Ruang Bung Tomo (26/12/2012) oleh Bupati Jombang merupakan agenda penting karena menyangkut keuangan dan rencana pembangunan tahun depan dan sebagai tindak lanjut kegiatan penyerahan oleh Presiden di Jakarta, yang dilanjutkan di tingkat Provinsi Jawa Timur kepada para penerima DIPA yaitu instansi vertikal dan satuan kerja perangkat daerah yang lain. Bupati Jombang, Suyanto, dalam sambutannya antara lain adalah mengajak kepada kita semua untuk menggunakan anggaran tepat waktu dan tepat sasaran (tidak mbendol mburi) seperti yang sering dialami pada tahun-tahun kemarin, sehingga tidak menghambat pertumbuhan ekonoomi. Kalau ada kelalaian dalam penggunaan anggaran maka pertumbuhan ekonomi terhambat, berarti peningkatan kesejahteraan rakyat juga terganggu dan terhambat.

    Adapun kondisi APBN tahun 2013 sebesar Rp. 1.683 Trilyun yang terbagi untuk belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah. Sedangkan sejumlah Rp. 528,6 Trilyun dialokasikan ke daerah. Diharapkan dengan adanya prosentase anggaran untuk alokasi di daerah maka target pengurangan angka pengangguran dari 6,4% sampai dengan 6,6% di tahun 2012 menjadi turun 5,8% sampai dengan 6,1% di tahun 2013 mendatang. Kabupaten Jombang mendapatkan DIPA pada tahun 2013  untuk 55 satker sejumlah Rp. 419.808.835.000,-. Dana tersebut untuk instansi vertikal dan satker tertentu. “Selamat bekerja, selamat bertugas, mari kita sukseskan RKPD dan APBD tahun 2013, semoga perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi nanti untuk bersama-sama kita pertanggungjawabkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jombang khususnya.” kata  Buapati Jombang, Suyanto.

    Sesuai dengan amanat dari pemerintah pusat agar para penerima DIPA tidak boleh diwakilkan maka di Kabupaten Jombang, sejumlah 6 satker akan diundang kembali untuk menerima DIPA pada kesempatan yang lain. (aries_SJAM)

    Jombang, 26 Desember 2012
    BAGIAN HUMAS 

    Balai “Wani Crafe” Desa Mojoduwur Diresmikan




    Bertempat di desa Mojoduwur Kecamatan Mojowarno, Sabtu (22/12/12) Drs. H.Widjono Soeparno MSi meresmikan Balai atau Gedung  WANI CRAFE (Wanita Kreatif). Gedung Wani Crafe yaitu gedung yang berfungsi untuk memamerkan serta  memasarkan hasil ketrampilan  dan hasil karya ibu ibu desa Mojoduwur.

    Gedung Wani Crafe adalah salah satu hasil dari program PLPBK (Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas). Program  PLPBK yang digagas  sejak tahun 2009 ini mempunyai tujuan yaitu menata ruang belajar untuk menata permukiman dan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan, serta melakukan pemasaran baik secara Internal maupun eksternal. Karena disetiap lokasi  Program PLPBK diterjunkan seorang TAP(Tenaga Ahli Pemasaran). Dari 7 lokasi Program PLPBK Desa Mojoduwur ini adalah  salah satunya yang berhasil melakukan pemasaran baik internal maupun eksternal. Dan wujud keberhasilan secara internal adalah dapat merubah perilaku masyarakatnya. Yaitu masyarakat menjadi tanggap, pola pikir masyarakat juga berubah serta pola pikir masyarakat menjadi partisipatif. Dan wujud keberhasilan secara eksternal adalah masyarakat mampu bekerja sama dengan pihak di luar Mojoduwur untuk peduli CSR. 

    Dalam sambutannya Drs. H.Widjono Soeparno Msi mengungkapkan bahwa dalam upaya pemberdayaan perempuan yang dilihat bukan hasil akhirnya (outputnya) tetapi adalah bagaimana proses pemberdayaan tersebut. “Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan dengan baik.  Karena kita tidak boleh melihat outputnya saja, tetapi harus melihat proses pemberdayaan tersebut,” ungkap Widjono Soeparno

    Wabup Widjono Soparno juga menyampaikan upaya yang terkait dengan PNPM Mandiri adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Dan apa yang dilaksanakan di Desa Mojoduwur terutama  upaya untuk pemberdayaan perempuan dinilai oleh Wabup Widjono telah  dilakukan dengan efektif.

    “Atas usaha pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan secara efektif di Desa Mojoduwur ini maka Pemerintah kabupaten Jombang mengucapkan terima kasih, apalagi pada bulan Desember 2012 ini Kabupaten Jombang mendapatkan Anugerah APE (Anugerah Parahita Ekapraya) dari pemerintah pusat,ini sangat luar biasa” ujar Wabup Jombang.

    Dalam kegiatan ini juga diramaikan dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh masyarakat Desa Mojoduwur dan sekitarnya yang diberangkatkan  oleh Widjono Soeparno Wakil Bupati Jombang. Selain itu disela sela kegiatan tersebut juga diserahkan cindera mata kepada Drs H.Widjono Soeparno wabup Jombang selaku Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah. Serta diserahkannya komitmen dari beberapa lembaga untuk melakukan kerjasama dalam bidang pembangunan serta pemberdayaan di Desa Mojoduwur. 

    Diantara lembaga lembaga yang telah berkomitmen untuk melakukan kerjasama dengan Desa Mojoduwur adalah dari Dinas PU Cipta Karya, Badan Lingkungan Hidup, Kantor Ketahanan Pangan, Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang, DPRD Jombang ,Disporabudpar serta dari Indosat. (Jodhie/*WT_SJAM)

    Jombang, 22 Desember 2012
    AM 792 KHz Radio Suara Jombang

    Balai “Wani Crafe” Desa Mojoduwur Diresmikan




    Bertempat di desa Mojoduwur Kecamatan Mojowarno, Sabtu (22/12/12) Drs. H.Widjono Soeparno MSi meresmikan Balai atau Gedung  WANI CRAFE (Wanita Kreatif). Gedung Wani Crafe yaitu gedung yang berfungsi untuk memamerkan serta  memasarkan hasil ketrampilan  dan hasil karya ibu ibu desa Mojoduwur.

    Gedung Wani Crafe adalah salah satu hasil dari program PLPBK (Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas). Program  PLPBK yang digagas  sejak tahun 2009 ini mempunyai tujuan yaitu menata ruang belajar untuk menata permukiman dan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan, serta melakukan pemasaran baik secara Internal maupun eksternal. Karena disetiap lokasi  Program PLPBK diterjunkan seorang TAP(Tenaga Ahli Pemasaran). Dari 7 lokasi Program PLPBK Desa Mojoduwur ini adalah  salah satunya yang berhasil melakukan pemasaran baik internal maupun eksternal. Dan wujud keberhasilan secara internal adalah dapat merubah perilaku masyarakatnya. Yaitu masyarakat menjadi tanggap, pola pikir masyarakat juga berubah serta pola pikir masyarakat menjadi partisipatif. Dan wujud keberhasilan secara eksternal adalah masyarakat mampu bekerja sama dengan pihak di luar Mojoduwur untuk peduli CSR. 

    Dalam sambutannya Drs. H.Widjono Soeparno Msi mengungkapkan bahwa dalam upaya pemberdayaan perempuan yang dilihat bukan hasil akhirnya (outputnya) tetapi adalah bagaimana proses pemberdayaan tersebut. “Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan dengan baik.  Karena kita tidak boleh melihat outputnya saja, tetapi harus melihat proses pemberdayaan tersebut,” ungkap Widjono Soeparno

    Wabup Widjono Soparno juga menyampaikan upaya yang terkait dengan PNPM Mandiri adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Dan apa yang dilaksanakan di Desa Mojoduwur terutama  upaya untuk pemberdayaan perempuan dinilai oleh Wabup Widjono telah  dilakukan dengan efektif.

    “Atas usaha pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan secara efektif di Desa Mojoduwur ini maka Pemerintah kabupaten Jombang mengucapkan terima kasih, apalagi pada bulan Desember 2012 ini Kabupaten Jombang mendapatkan Anugerah APE (Anugerah Parahita Ekapraya) dari pemerintah pusat,ini sangat luar biasa” ujar Wabup Jombang.

    Dalam kegiatan ini juga diramaikan dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh masyarakat Desa Mojoduwur dan sekitarnya yang diberangkatkan  oleh Widjono Soeparno Wakil Bupati Jombang. Selain itu disela sela kegiatan tersebut juga diserahkan cindera mata kepada Drs H.Widjono Soeparno wabup Jombang selaku Ketua Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah. Serta diserahkannya komitmen dari beberapa lembaga untuk melakukan kerjasama dalam bidang pembangunan serta pemberdayaan di Desa Mojoduwur. 

    Diantara lembaga lembaga yang telah berkomitmen untuk melakukan kerjasama dengan Desa Mojoduwur adalah dari Dinas PU Cipta Karya, Badan Lingkungan Hidup, Kantor Ketahanan Pangan, Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang, DPRD Jombang ,Disporabudpar serta dari Indosat. (Jodhie/*WT_SJAM)

    Jombang, 22 Desember 2012
    AM 792 KHz Radio Suara Jombang