Popular Post
- Kabupaten Jombang kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Yakni meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tingkat Prat...
- Drs. Suparman Msi ,Ketua Umum Pengurus Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Jawa Timur telah mengukuhkan pengurus F...
- Sudah menjadi agenda rutin setiap jelang malam pergantian tahun, Bupati Jombang dan segenap aparatur pemkab Jombang, tokoh agama dan tokoh...
- Pasca keberhasilan MAN Jombang menjadi juara Harapan 1 Tingkat Nasional pada Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional tahun 2012, ...
- Pasca ditunjuk sebagai pemenang lomba sinergitas antar kecamatan se-Jawa Timur, Wonosalam makin percaya diri memamerkan ragam potensi yang...
- Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf singgah di Jombang Selasa (17/1/2012) pagi. Kedatangan mantan Menteri PDT ini untuk menghadiri pem...
- “Untuk mewujudkan pendidikan yang berkwalitas haruslah didukung oleh ketersediaan infrastruktur, sarana prasarana, kurikulum yang teruji ...
Pengunjung



Breaking News
Loading...
Senin, 28 Mei 2012
Bupati Suyanto Canangkan BBGRM IX Di Jombang
Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) IX di Kabupaten Jombang dirangkai dengan Hari Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan ke 40. Puncak peringatan tersebut dilakukan di Balai Desa Karang Mojo Kecamatan Plandaan pada Senin (28/5) pagi. Dipusatkannya pencanangan BBGRM tahun 2012 di kecamatan Plandaan ini, karena desa Karangmojo berhasil menjadi juara I pada lomba desa tingkat Kabupaten yang selanjutnya akan maju ketingkat Provinsi Jawa Timur.
Acara diawali dengan pemberangkatan gerak jalan sehat oleh Bupati Suyanto, yang diikuti masyarakat Plandaan. Acara tersebut selanjutnya dirangkai dengan pengukuhan pengurus FORMI Kabupaten Jombang(Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) oleh FORMI Jatim dilapangan SDN Karangmojo II Plandaan. Usai acara pengukuhan FORMI, selanjutnya Bupati dan rombongan melihat pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis untuk lansia, donor darah, pelayanan KB yang lokasinya berdekatan dengan Balai desa Karangmojo Plandaan.
Sebelum membuka acara BBGRM Bupati beserta Ibu Nina Suyanto meresmikan Balai Desa Karangmojo. Balaidesa ini baru saja selesai direhab dengan dana swadaya masyarakat. Peresmian ditandai dengan pengguntingan rangkaian melati dan penandatanganan prasasti.
Pencanangan BBGRM, merupakan salah satu upaya melestarikan sekaligus menjadi wahana pengembangan semangat kegotongroyongan dan kebersamaan yang selama ini telah menjadi tradisi, warisan budaya dan harapan seluruh masyarakat Kabupaten Jombang.
Pencanangan BBGRM IX ditandai dengan pemukulan kenthongan oleh Bupati yang diikuti secara bersama sama oleh segenap pejabat yang hadir. Dalam kegiatan itu, hadir anggota Forum Pimpinan Daerah, Kepala SKPD, Camat se Kabupaten Jombang, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama dan masyarakat setempat.
Pada kesempatan Bupati juga menyerahkan bantuan dari beberapa SKPD kepada masyarakat dengan nilai total sekitar 150 juta rupiah lebih. Antara lain berupa bantuan keuangan dalam rangka pemberdayaan pasar desa Tapen kec. Kudu; pasar desa Ngusikan kec. Ngusikan; pasar desa Kesamben kec. Kesamben; dan pasar desa Karangan kec. Bareng.
Bantuan sarana Kearsipan Pemerintahan Desa dari Bagian PDE dan Arsip kepada desa Karangmojo Kec. Plandaan. Bantuan kepada 30 orang kader Posyandu Lansia, kepada Ibu Hamil Resiko Tinggi dan balita gizi buruk dari dari PKK Kabupaten. Bantuan bola voly dari Disporabudpar. Bantuan akte kelahiran gratis kepada 87 anak se Kecamatan Plandaan. Bantuan siswa kurang mampu dari RSUD Jombang. Paket bantuan peralatan kesehatan untuk posyandu lansia dari Hj. dr. Nina Suyanto MKes Ketua Penggerak PKK Kabupaten serta bantuan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Suyanto menekankan pentingnya gotong royong sebagai tradisi yang baik. "Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat terintegrasinya rasa social serta mengurangi kesenjangan social dengan gotong royong, karena ini adalah nilai kearifan dan tradisi yang baik, yang diwariskan oleh para pedahulu kita. Jangan sampai tradisi ini tergerus arus globalisasi yang mengatasnamakan modernisasi," ujarnya.
Ditambahkan Bupati dua periode ini bahwa substansi kegotong royongan menjadi roh seluruh sector pembangunan. ”Lakukan program pembangunan secara partisipatif, rehab rumah sehat jangan diborongkan, sebab hal ini sangat kontraproduktif laksanakan dengan model kegotong royongan “, tandasnya.
Menurut Bupati yang baru saja menerima penghargaan kinerja terbaik peringkat 5 se Indonesia ini bahwa diera globalisasi ini tetap harus mengedepankan demokratisasi. Sebab dengan demokratisasi yang baik akan melahirkan transparansi, dengan transparansi akan menumbuhkan akuntabilitas. Dengan akuntabilitas akan lahir partisipasi. Dan nilai kearifan kegotong royongan ini menjadi sangat penting. “Oleh karenanya saya tekankan kalau masih ada program rehab rumah sehat yang diborongkan lebih baik tidak ada program tersebut”, tandas Bupati Suyanto.
Sebelumnya, Plt. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Jombang Drs.Purwanto MKP, menjabarkan tujuan diselenggarakannya kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong tahun 2012, yakni meningkatkan kepedulian serta peran aktif masyarakat dalam pembangunan, meningkatkan kemitraan antara masyarakat dan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan, meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan dan menumbuh kembangkan rasa gotong royong yang tinggi.
Menyadari pentingnya budaya gotong royong sebagai sebuah identitas masyarakat sekaligus kekuatan besar untuk mencapai kemajuan Kabupaten Jombang, maka Pemerintah Kabupaten Jombang terus berupaya mempertahankan semangat gotong royong tersebut melalui pola pendekatan pembangunan partisipatif, dengan mengedepankan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.
Pada kesempatan tersebut Bupati Suyanto juga menyerahkan penghargaan dan apresiasi kepada PNPM –MP Terbaik 1 yakni kecamatan Plandaan, PNPM –MP terbaik 2 – Kec. Kabuh, PNPM –MP terbaik ke 3 kecamatan Ngoro. Selanjutnya untuk Pelayanan dan Pengelola Badan Kredit Desa terbaik 1, diraih desa Kampungbaru kec. Plandaan, Pelayanan dan Pengelola Badan Kredit Desa terbaik 2, desa Randuwatang kec. Kudu, Pelayanan dan Pengelola Badan Kredit Desa terbaik 31 desa Kwaron Diwek.
Unit Pengelola Keuangan dan usaha (UPKu) berhasil terbaik 1 desa Galengdowo Wonosalam, Unit Pengelola Keuangan dan usaha (UPKu) berhasil terbaik 2 desa Karanglo Mojowarno, Unit Pengelola Keuangan dan usaha (UPKu) berhasil terbaik 3 desa Dukuh Klopo Peterongan, Unit Pengelola Keuangan dan usaha (UPKu) berhasil terbaik 4 desa Selorejo Mojowarno, Unit Pengelola Keuangan dan usaha (UPKu) berhasil terbaik 5 desa Pulorejo Ngoro, Unit Pengelola Keuangan dan usaha (UPKu) berhasil terbaik 6 desa Kedungpari Mojowarno.
Penghargaan peduli pengamanan tanggul Brantas berbasis partisipatif kepada 8 kecamatan yakni kecamatan Ploso, Tembelang, Megaluh, Bandarkedungmulyo, kesamben, Kudu, Ngusikan dan Plandaan.
Penghargaan kepada pengelola ADD terbaik 2011 yakni1- desa Kudubanjar Kudu, 2- desa Dukuhmojo Mojoagung, dan 3- desa Bareng kec. Bareng. Untuk pendamping ADD terbaik tahun 2011 diterima oleh 1.Fery Candra Utama,2.Erys Tianto dan 3. Endik Dwi Cahyoni. Pengelola Keuangan desa terbaik 2011 adalah 1. Desa Marmoyo Kabuh, 2- Desa Sumobito kec. Sumobito dan 3- Desa Bulurejo kec. Diwek.
Untuk pemenang lomba desa Tingkat Kabupaten juara 1- Desa Plandaan, juara 2- desa Talun Kidul kec. Sumobito dan juara 3- desa Gedongombo kec. Ploso. (Wati_SJAM)
Jombang, 28 Mei 2012
Radio Suara Jombang AM
Bupati Suyanto Canangkan BBGRM IX Di Jombang
Pencanangan Bulan Bhakti Gotong
Royong Masyarakat (BBGRM) IX di
Kabupaten Jombang dirangkai dengan Hari Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan ke
40. Puncak peringatan tersebut dilakukan
di Balai Desa Karang Mojo Kecamatan Plandaan pada Senin (28/5)
pagi. Dipusatkannya pencanangan BBGRM
tahun 2012 di kecamatan Plandaan ini, karena desa Karangmojo berhasil menjadi juara I pada lomba desa
tingkat Kabupaten yang selanjutnya akan maju ketingkat Provinsi Jawa Timur.
Acara diawali dengan
pemberangkatan gerak jalan sehat oleh Bupati Suyanto, yang diikuti masyarakat
Plandaan. Acara tersebut selanjutnya dirangkai dengan pengukuhan pengurus FORMI Kabupaten
Jombang(Federasi Olahraga Rekreasi
Masyarakat Indonesia) oleh FORMI Jatim dilapangan SDN Karangmojo II Plandaan.
Usai acara pengukuhan FORMI, selanjutnya Bupati dan rombongan melihat pemeriksaan
kesehatan dan pengobatan gratis untuk lansia, donor darah, pelayanan KB yang
lokasinya berdekatan dengan Balai desa Karangmojo Plandaan.
Sebelum membuka acara BBGRM
Bupati beserta Ibu Nina Suyanto meresmikan Balai Desa Karangmojo. Balaidesa ini
baru saja selesai direhab dengan dana
swadaya masyarakat. Peresmian ditandai
dengan pengguntingan rangkaian melati dan penandatanganan prasasti.
Pencanangan BBGRM, merupakan
salah satu upaya melestarikan sekaligus menjadi wahana pengembangan semangat kegotongroyongan dan
kebersamaan yang selama ini telah menjadi tradisi, warisan budaya dan harapan
seluruh masyarakat Kabupaten Jombang.
Pencanangan BBGRM IX ditandai
dengan pemukulan kenthongan oleh Bupati yang diikuti secara bersama sama oleh
segenap pejabat yang hadir. Dalam kegiatan itu, hadir anggota Forum Pimpinan Daerah,
Kepala SKPD, Camat se Kabupaten Jombang, tokoh masyarakat, tokoh pemuda,
tokoh agama dan masyarakat setempat.
Pada kesempatan Bupati juga
menyerahkan bantuan dari beberapa SKPD
kepada masyarakat dengan nilai total sekitar 150 juta rupiah lebih. Antara lain
berupa bantuan keuangan dalam rangka
pemberdayaan pasar desa Tapen kec. Kudu; pasar desa Ngusikan kec. Ngusikan;
pasar desa Kesamben kec. Kesamben; dan
pasar desa Karangan kec. Bareng.
Bantuan sarana Kearsipan Pemerintahan
Desa dari Bagian PDE dan Arsip kepada desa Karangmojo Kec. Plandaan. Bantuan
kepada 30 orang kader Posyandu Lansia, kepada Ibu Hamil Resiko Tinggi dan balita
gizi buruk dari dari PKK Kabupaten. Bantuan
bola voly dari Disporabudpar. Bantuan akte kelahiran gratis kepada 87 anak se
Kecamatan Plandaan. Bantuan siswa kurang mampu dari RSUD Jombang. Paket bantuan
peralatan kesehatan untuk posyandu lansia dari Hj. dr. Nina Suyanto MKes Ketua
Penggerak PKK Kabupaten serta bantuan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Suyanto menekankan pentingnya gotong royong sebagai
tradisi yang baik. "Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus
memperkuat terintegrasinya rasa social serta mengurangi kesenjangan social
dengan gotong royong, karena ini adalah nilai kearifan dan tradisi yang baik, yang diwariskan oleh
para pedahulu kita. Jangan sampai tradisi ini tergerus arus globalisasi yang
mengatasnamakan modernisasi," ujarnya.
Ditambahkan Bupati dua periode
ini bahwa substansi kegotong royongan menjadi roh seluruh sector pembangunan. ”Lakukan
program pembangunan secara partisipatif, rehab rumah sehat jangan diborongkan, sebab hal ini sangat kontraproduktif laksanakan
dengan model kegotong royongan “, tandasnya.
Menurut Bupati yang baru saja
menerima penghargaan kinerja terbaik peringkat 5 se Indonesia ini bahwa diera
globalisasi ini tetap harus mengedepankan demokratisasi. Sebab dengan demokratisasi yang
baik akan melahirkan transparansi,
dengan transparansi akan menumbuhkan akuntabilitas. Dengan akuntabilitas akan
lahir partisipasi. Dan nilai kearifan kegotong royongan ini menjadi sangat
penting. “Oleh karenanya saya tekankan kalau masih ada program rehab rumah
sehat yang diborongkan lebih baik tidak ada program tersebut”, tandas Bupati
Suyanto.
Sebelumnya, Plt. Badan
Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Jombang Drs.Purwanto MKP, menjabarkan tujuan
diselenggarakannya kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong tahun 2012, yakni
meningkatkan kepedulian serta peran
aktif masyarakat dalam pembangunan, meningkatkan kemitraan antara masyarakat
dan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan, meningkatkan rasa memiliki dan
tanggung jawab masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan dan menumbuh kembangkan
rasa gotong royong yang tinggi.
Menyadari pentingnya budaya
gotong royong sebagai sebuah identitas masyarakat sekaligus kekuatan besar
untuk mencapai kemajuan Kabupaten Jombang, maka Pemerintah Kabupaten Jombang terus berupaya
mempertahankan semangat gotong royong tersebut melalui pola pendekatan
pembangunan partisipatif, dengan mengedepankan masyarakat sebagai pelaku utama
pembangunan.
Pada kesempatan tersebut Bupati
Suyanto juga menyerahkan penghargaan dan apresiasi kepada PNPM –MP
Terbaik 1 yakni kecamatan Plandaan, PNPM –MP terbaik 2 – Kec. Kabuh, PNPM
–MP terbaik ke 3 kecamatan Ngoro. Selanjutnya untuk Pelayanan dan Pengelola
Badan Kredit Desa terbaik 1, diraih desa
Kampungbaru kec. Plandaan, Pelayanan dan Pengelola Badan Kredit Desa terbaik 2,
desa Randuwatang kec. Kudu, Pelayanan dan Pengelola Badan Kredit Desa terbaik 31
desa Kwaron Diwek.
Unit Pengelola Keuangan dan usaha
(UPKu) berhasil terbaik 1 desa Galengdowo Wonosalam, Unit Pengelola Keuangan dan usaha (UPKu)
berhasil terbaik 2 desa Karanglo Mojowarno, Unit Pengelola Keuangan dan usaha
(UPKu) berhasil terbaik 3 desa Dukuh Klopo Peterongan, Unit Pengelola Keuangan
dan usaha (UPKu) berhasil terbaik 4 desa Selorejo Mojowarno, Unit Pengelola
Keuangan dan usaha (UPKu) berhasil terbaik 5 desa Pulorejo Ngoro, Unit
Pengelola Keuangan dan usaha (UPKu) berhasil terbaik 6 desa Kedungpari
Mojowarno.
Penghargaan peduli pengamanan
tanggul Brantas berbasis partisipatif kepada 8 kecamatan yakni kecamatan Ploso, Tembelang, Megaluh,
Bandarkedungmulyo, kesamben, Kudu, Ngusikan dan Plandaan.
Penghargaan kepada pengelola ADD
terbaik 2011 yakni1- desa Kudubanjar Kudu, 2- desa Dukuhmojo Mojoagung, dan 3-
desa Bareng kec. Bareng. Untuk pendamping ADD terbaik tahun 2011 diterima oleh 1.Fery Candra Utama,2.Erys Tianto
dan 3. Endik Dwi Cahyoni. Pengelola Keuangan desa terbaik 2011 adalah 1. Desa
Marmoyo Kabuh, 2- Desa Sumobito kec. Sumobito dan 3- Desa Bulurejo kec. Diwek.
Untuk pemenang lomba desa Tingkat
Kabupaten juara 1- Desa Plandaan, juara 2- desa Talun Kidul kec. Sumobito dan
juara 3- desa Gedongombo kec. Ploso. (Wati_SJAM)
Jombang, 28 Mei 2012
Radio Suara Jombang AM
Nina Suyanto Ketua Umum FORMI Jombang
Acara diawali dengan gerak jalan sehat yang diberangkatkan oleh Bupati Jombang Drs. H. Suyanto MM beserta Ibu dr. Nina Suyanto MKes tersebut . dan didiikuti oleh seluruh masyarakat desa Karangmojo Plandaan dan sekitarnya. Hadir pula wakil bupati Jombang beserta ibu, sekdakab Jombang beserta ibu, Ketua DPRD Jombang serta kepala SKPD dilingkup pemkab Jombang.
Ketua Umum FORMI Jombang dr. Restu Kurnia Suyanto mengatakan bahwa dengan terbentuknya FORMI Jombang, kegiatan olahraga rekreasi yang telah ada dan berkembang dimasyarakat akan lebih terorganisir. Artinya dapat lebih dikembangkan dan ditingkatkan. Misalnya dengan memberikan pelatihan, workshop atau seminar guna meningkatkan ketrampilan atau kemampuan.
“Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, utamanya di Kabupaten Jombang merupakan tugas bersama antara pemerintah, masyarakat dan organisasi yang ada dimasyarakat, saya berharap FORMI Jombang dapat terus bekerja dengan baik dalam menyehatkan masyarakat Jombang”, tutur dr. Nina Suyanto.
Kehadiran Bupati dan segenap jajaran pejabat dilingkup pemkab Jombang dalam pengukuhan pengurus FORMI dinilai luar biasa oleh Drs. Suparman Msi ,Ketua Umum FORMI Jawa Timur. “Setelah 13 kali saya mengukuhkan FORMI, baru di Jombang inilah seluruh pejabatnya memberikan respon yang positif, ini luar biasa”, tutur Suparman.
Suparman berharap setelah dikukuhkan FORMI jombang segera membentuk club club olahraga rekreasi seperti egrang, gobaksodor, di Jombang hadir, barangkali ini rekor kasti dll yang ada di tingkat desa hingga kecamatan.
Dan yang menjadi tugas FORMI Jombang adalah turut mewujudkan capaian visi FORMI Jatim antara lain mewujudkan kelembagaan yang kuat, meningkatkan SDM, meningkatkan frekuensi lomba, festival atau invitasi serta mewujudkan sarana prasarana olahraga rekreasi dengan bersinergi antara pemerintah dan swasta
Adapun pengurus FORMI Jombang antara lain adalah Ketua Umum dr. Hj. Restu Kurnia Suyanto, Wakil Ketua 1- Hj. Susi Widjono Suparno, Wakil Ketua II – Hj. Nila Munif Kusnan dan Ketua Harian Drs.Muanam Msi. Sekretaris 1- Soni Purwoko Santoso, sekretaris 2- Kris Budi Hartono. Bendahara 1- Suwardi Rahayu, dan Bendahara 2 – Ririn Ismawati. (Wati_SJAM)
Jombang, 28 Mei 2012
Radio Suara Jombang AM
Nina Suyanto Ketua Umum FORMI Jombang
Acara diawali dengan gerak jalan
sehat yang diberangkatkan oleh Bupati Jombang Drs. H. Suyanto MM beserta Ibu
dr. Nina Suyanto MKes tersebut . dan didiikuti oleh seluruh masyarakat desa Karangmojo Plandaan dan
sekitarnya. Hadir pula wakil bupati Jombang beserta ibu, sekdakab Jombang beserta
ibu, Ketua DPRD Jombang serta kepala SKPD dilingkup pemkab Jombang.
Ketua Umum FORMI Jombang dr. Restu
Kurnia Suyanto mengatakan bahwa dengan terbentuknya FORMI Jombang, kegiatan
olahraga rekreasi yang telah ada dan berkembang dimasyarakat akan lebih terorganisir. Artinya dapat
lebih dikembangkan dan ditingkatkan. Misalnya dengan memberikan pelatihan, workshop atau seminar guna meningkatkan
ketrampilan atau kemampuan.
“Untuk meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat, utamanya di Kabupaten Jombang merupakan tugas bersama antara
pemerintah, masyarakat dan organisasi yang ada dimasyarakat, saya berharap
FORMI Jombang dapat terus bekerja dengan baik dalam menyehatkan masyarakat Jombang”, tutur
dr. Nina Suyanto.
Kehadiran Bupati dan segenap
jajaran pejabat dilingkup pemkab Jombang dalam pengukuhan pengurus FORMI
dinilai luar biasa oleh Drs. Suparman
Msi ,Ketua Umum FORMI Jawa Timur. “Setelah
13 kali saya mengukuhkan FORMI, baru di Jombang inilah seluruh pejabatnya memberikan respon yang
positif, ini luar biasa”, tutur Suparman.
Suparman berharap setelah
dikukuhkan FORMI jombang segera membentuk club club olahraga rekreasi seperti
egrang, gobaksodor, di Jombang hadir, barangkali
ini rekor kasti dll yang ada di tingkat
desa hingga kecamatan.
Dan yang menjadi tugas FORMI
Jombang adalah turut mewujudkan capaian visi FORMI Jatim antara lain mewujudkan
kelembagaan yang kuat, meningkatkan SDM, meningkatkan frekuensi lomba, festival
atau invitasi serta mewujudkan sarana prasarana olahraga rekreasi dengan
bersinergi antara pemerintah dan swasta
Adapun pengurus FORMI Jombang antara
lain adalah Ketua Umum dr. Hj. Restu Kurnia Suyanto, Wakil Ketua 1- Hj. Susi Widjono Suparno, Wakil Ketua II – Hj. Nila Munif Kusnan dan Ketua Harian Drs.Muanam
Msi. Sekretaris 1- Soni Purwoko Santoso, sekretaris 2- Kris Budi Hartono.
Bendahara 1- Suwardi Rahayu, dan Bendahara 2 – Ririn Ismawati. (Wati_SJAM)
Jombang, 28 Mei 2012
Radio Suara Jombang AM
Langganan:
Postingan
(Atom)


