Popular Post
- Kabupaten Jombang kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Yakni meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tingkat Prat...
- Drs. Suparman Msi ,Ketua Umum Pengurus Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Jawa Timur telah mengukuhkan pengurus F...
- Sudah menjadi agenda rutin setiap jelang malam pergantian tahun, Bupati Jombang dan segenap aparatur pemkab Jombang, tokoh agama dan tokoh...
- Pasca keberhasilan MAN Jombang menjadi juara Harapan 1 Tingkat Nasional pada Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional tahun 2012, ...
- Pasca ditunjuk sebagai pemenang lomba sinergitas antar kecamatan se-Jawa Timur, Wonosalam makin percaya diri memamerkan ragam potensi yang...
- Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf singgah di Jombang Selasa (17/1/2012) pagi. Kedatangan mantan Menteri PDT ini untuk menghadiri pem...
- “Untuk mewujudkan pendidikan yang berkwalitas haruslah didukung oleh ketersediaan infrastruktur, sarana prasarana, kurikulum yang teruji ...
Pengunjung



Bantu Sanitasi, Dubes Australia Turun ke Banjardowo
Kedatangan Greg Moriarty, Duta Besar Australia untuk Indonesia disambut hangat masyarakat di dua desa. Rombongan Dubes Australia didampingi pejabat pemerintah daerah yang dipimpin Sekdakab Jombang, HM Munif Kusnan. Sebelum mengunjungi desa Banjardowo yang mendapat dana bantuan sanitasi dari pemerintah Australia, Moriarty lebih dulu mampir ke Perak.
Tepat pukul 09.00 WIB, Greg Moriarty didampingi beberapa pejabat kedutaan dari Australian Embassy tiba di Balai Desa Pagerwojo Perak. Desa ini kebetulan juga mendapat dana bantuan PNPM (Program Nasional Pembangunan Masyarakat) sejak tahun 2009 lalu. Besaran bantuan yang diberikan mulai tahun 2009 sebesar 2 Miliar, tahun 2010 dan 2011 masing-masing sebesar 1,5 Miliar.
Puas melihat langsung pelayanan Poskesdes (Pos Kesehatan Desa), Moriarty kemudian bertolak menuju Desa Banjardowo. Desa ini mendapat bantuan dari pemerintah Australia untuk pengembangan akses air bersih. Bersama Bank Dunia dan pemerintah daerah, Australia memperkuat kapasitas pemerintah untuk membangun kebijakan air dan sanitasi serta mereformasi pelayanan air.
Disini, Moriarty bertanya langsung kepada masyarakat apakah program tersebut bisa dirasakan manfaatnya. “Apakah bisa dirasakan manfaatnya ?” kata Moriarty dengan bahasa Indonesia yang sedikit kaku. Warga tersebut langsung mengarahkan Dubes ke arah kran saluran air untuk menunjukkan bahwa disitu memang sudah bisa mengakses air bersih.
Kini, ada sekitar 1200 keluarga di Banjardowo yang mendapat bantuan air bersih tersebut. Sedangkan anggaran yang dikucurkan untuk Kabupaten Jombang saat ini mencapai 2,6 Miliar. Dalam release resmi Kedutaan Besar Australia di Jakarta disebutkan, selain membantu Jombang Australia juga memberi bantuan untuk Bangkalan, Malang, Sidoarjo dan Situbondo dengan bantuan serupa. (Dedi_SJAM)
Jombang, 31 Mei 2011
Tim Liputan SJAM
Bantu Sanitasi, Dubes Australia Turun ke Banjardowo
Kedatangan Greg Moriarty, Duta Besar Australia untuk Indonesia disambut hangat masyarakat di dua desa. Rombongan Dubes Australia didampingi pejabat pemerintah daerah yang dipimpin Sekdakab Jombang, HM Munif Kusnan. Sebelum mengunjungi desa Banjardowo yang mendapat dana bantuan sanitasi dari pemerintah Australia, Moriarty lebih dulu mampir ke Perak.
Tepat pukul 09.00 WIB, Greg Moriarty didampingi beberapa pejabat kedutaan dari Australian Embassy tiba di Balai Desa Pagerwojo Perak. Desa ini kebetulan juga mendapat dana bantuan PNPM (Program Nasional Pembangunan Masyarakat) sejak tahun 2009 lalu. Besaran bantuan yang diberikan mulai tahun 2009 sebesar 2 Miliar, tahun 2010 dan 2011 masing-masing sebesar 1,5 Miliar.
Puas melihat langsung pelayanan Poskesdes (Pos Kesehatan Desa), Moriarty kemudian bertolak menuju Desa Banjardowo. Desa ini mendapat bantuan dari pemerintah Australia untuk pengembangan akses air bersih. Bersama Bank Dunia dan pemerintah daerah, Australia memperkuat kapasitas pemerintah untuk membangun kebijakan air dan sanitasi serta mereformasi pelayanan air.
Disini, Moriarty bertanya langsung kepada masyarakat apakah program tersebut bisa dirasakan manfaatnya. “Apakah bisa dirasakan manfaatnya ?” kata Moriarty dengan bahasa Indonesia yang sedikit kaku. Warga tersebut langsung mengarahkan Dubes ke arah kran saluran air untuk menunjukkan bahwa disitu memang sudah bisa mengakses air bersih.
Kini, ada sekitar 1200 keluarga di Banjardowo yang mendapat bantuan air bersih tersebut. Sedangkan anggaran yang dikucurkan untuk Kabupaten Jombang saat ini mencapai 2,6 Miliar. Dalam release resmi Kedutaan Besar Australia di Jakarta disebutkan, selain membantu Jombang Australia juga memberi bantuan untuk Bangkalan, Malang, Sidoarjo dan Situbondo dengan bantuan serupa. (Dedi_SJAM)
Jombang, 31 Mei 2011
Tim Liputan SJAM
Bupati Terima Penghargaan Praktisi Pemerintahan dari MIPI
Jakarta, Bupati Jombang, Drs. Suyanto, MM kembali mendapat penghargaan yaitu gelar praktisi pemerintahan yang berprestasi dalam bidang pemerintahan yang diberikan oleh Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) dalam MIPI Award 2011 yang malam penganugerahannya pada Sabtu, (28/5) di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta. Penghargaan ini sudah untuk kelima kalinya yang dimulai pada tahun 2007.
Penganugerahan MIPI Award 2011 diberikan kepada mereka yang dianggap berjasa dalam bidang pemerintahan berdasarkan hasil kajian pengurus pusat komite penilaian yang dilakukan di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia. “Penetapan penerima MIPI Award 2011 berdasarkan tiga kategori yakni praktisi pemerintahan, ilmuwan pemeritahan dan pemerhati pemerintahan, sementara Bupati Suyanto sendiri masuk kategori praktisi pemerintahan berprestasi bersama Gubernur Sulut, Dr. SH. Sarundajang; Walikota Surakarta, Ir. Joko Widodo; dan Bupati Gorontalo, Drs. David Bobihoe Akib, MSc., ”.
Penetapan penerima MIPI Award 2011, merupakan hasil rapat Komite Penilaian pada tanggal 4 Mei 2011 oleh pengurus MIPI yang dinahkodahi Gubernur DKI, Dr.Ing Fauzi Bowo selaku Ketua Umum Pengurus Pusat memberi motivasi bagi para praktisi dan ilmuwan pemerintahan dengan memberi penghargaan bagi yang dianggap berjasa dalam melakukan inovasi dan mengembangkan ilmu pemerintahan. “Hal yang lumrah gelaran praktisi pemerintahan diberikan Bupati Suyanto sebab biografinya sudah menggambarkan malang melintangnya beliau baik di dunia birokrasi maupun beberapa prestasi yang diraihnya”.
Fauzi Bowo mengakui prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik saat ini masih belum sepenuhnya diterapkan, khususnya di sejumlah pemerintahan daerah. Untuk itu, MIPI akan terus mendorong diterapkannya tata kelola pemerintahan yang baik sesuai dengan prinsip demokrasi. "Ke depan MIPI akan terus berupaya memberikan kontribusi agar prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik bisa benar-benar diterapkan." (Aries Humas Jombang)
Bupati Terima Penghargaan Praktisi Pemerintahan dari MIPI
Jakarta, Bupati Jombang, Drs. Suyanto, MM kembali mendapat penghargaan yaitu gelar praktisi pemerintahan yang berprestasi dalam bidang pemerintahan yang diberikan oleh Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) dalam MIPI Award 2011 yang malam penganugerahannya pada Sabtu, (28/5) di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta. Penghargaan ini sudah untuk kelima kalinya yang dimulai pada tahun 2007.
Penganugerahan MIPI Award 2011 diberikan kepada mereka yang dianggap berjasa dalam bidang pemerintahan berdasarkan hasil kajian pengurus pusat komite penilaian yang dilakukan di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia. “Penetapan penerima MIPI Award 2011 berdasarkan tiga kategori yakni praktisi pemerintahan, ilmuwan pemeritahan dan pemerhati pemerintahan, sementara Bupati Suyanto sendiri masuk kategori praktisi pemerintahan berprestasi bersama Gubernur Sulut, Dr. SH. Sarundajang; Walikota Surakarta, Ir. Joko Widodo; dan Bupati Gorontalo, Drs. David Bobihoe Akib, MSc., ”.
Penetapan penerima MIPI Award 2011, merupakan hasil rapat Komite Penilaian pada tanggal 4 Mei 2011 oleh pengurus MIPI yang dinahkodahi Gubernur DKI, Dr.Ing Fauzi Bowo selaku Ketua Umum Pengurus Pusat memberi motivasi bagi para praktisi dan ilmuwan pemerintahan dengan memberi penghargaan bagi yang dianggap berjasa dalam melakukan inovasi dan mengembangkan ilmu pemerintahan. “Hal yang lumrah gelaran praktisi pemerintahan diberikan Bupati Suyanto sebab biografinya sudah menggambarkan malang melintangnya beliau baik di dunia birokrasi maupun beberapa prestasi yang diraihnya”.
Fauzi Bowo mengakui prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik saat ini masih belum sepenuhnya diterapkan, khususnya di sejumlah pemerintahan daerah. Untuk itu, MIPI akan terus mendorong diterapkannya tata kelola pemerintahan yang baik sesuai dengan prinsip demokrasi. "Ke depan MIPI akan terus berupaya memberikan kontribusi agar prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik bisa benar-benar diterapkan." (Aries Humas Jombang)



