Popular Post
- Kabupaten Jombang kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Yakni meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tingkat Prat...
- Drs. Suparman Msi ,Ketua Umum Pengurus Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Jawa Timur telah mengukuhkan pengurus F...
- Sudah menjadi agenda rutin setiap jelang malam pergantian tahun, Bupati Jombang dan segenap aparatur pemkab Jombang, tokoh agama dan tokoh...
- Pasca keberhasilan MAN Jombang menjadi juara Harapan 1 Tingkat Nasional pada Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional tahun 2012, ...
- Pasca ditunjuk sebagai pemenang lomba sinergitas antar kecamatan se-Jawa Timur, Wonosalam makin percaya diri memamerkan ragam potensi yang...
- Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf singgah di Jombang Selasa (17/1/2012) pagi. Kedatangan mantan Menteri PDT ini untuk menghadiri pem...
- “Untuk mewujudkan pendidikan yang berkwalitas haruslah didukung oleh ketersediaan infrastruktur, sarana prasarana, kurikulum yang teruji ...
Pengunjung



Breaking News
Loading...
Jumat, 08 Maret 2013
Pemimpin Teladan Dalam Pandangan Bupati Jombang Suyanto
![]() | |
| Bupati Suyanto Talkshow "Jalan Keluar" Kompas TV |
Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk melakukan sesuatu sesuai tujuan bersama. Kepemimpinan meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya. Pemimpin seharusnya mampu mendorong bangsa ini membangun budaya yang kuat, mandiri, dan berdaulat. Boleh saja seorang pemimpin ketika dalam proses pemilihan mendapat dukungan sedikit, tetapi yang terpenting setelah memimpin dan menjalankan pemerintahan dia didukung oleh seluruh rakyat.
Program talkshow yang dipandu oleh Jusuf Kalla (JK), sebagai host sekaligus nara sumber. Menjawab persoalan yang tengah dihadapi masyarakat terutama seputar sosial ekonomi dan politik. JK menjawab pertanyaan tersebut dari email, twitter, dan facebook, atau bisa juga on location berdialog dengan masyarakat. Pada kesempatan tersebut (4/3/2013) JK ditemani presenter Meutya Hafid dan Bupati Jombang, Suyanto mengisi program acara Jalan Keluar yang ditayangkan oleh Kompas TV di Hotel Sahid Jakarta dengan tema Pemimpin Tauladan Rakyat.
Dalam tanggapannya, Bupati Jombang, Suyanto memberikan gambaran tentang pemimpin yang baik sekarang ini adalah pemimpin yang berpihak pada masyarakat. “Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang mau mendengar. Mau mendengar setiap kebutuhan, impian, dan harapan dari mereka yang dipimpin, kata Suyanto. Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang dapat mengendalikam ego dan kepentingan pribadinya melebihi kepentingan public atau mereka yang dipimpinnya. Mengendalikan ego berarti dapat mengendalikan diri ketika tekanan maupun tantangan yang dihadapi menjadi begitu berat,selalu dalam keadaan tenang, penuh pengendalian diri, dan tidak mudah emosi.
Menjawab pertanyaan dari JK akan kesuksesannya memimpin Jombang selama 2 periode, bahkan hingga 3 periode karena pernah menjadi wakil bupati, Suyanto dengan santainya menanggapi bahwa pemimpin tidak boleh mengutamakan pencitraan segala daya dan upayanya harus berpihak pada kepentingan masyarakat. Pencitraan bukan menjadi tujuan utama pemimpin, tetapi bagaimana semua kebijakan yang dibuat untuk kepentingan masyarakat. Lebih lanjut dikemukakan bahwa pemimpin tidak boleh takut menentukan kebijakan yang tidak populis, yang terpenting adalah hasil daripada kebijakan tersebut ke depannnya sehinga membawa perubahan menjadi lebih baik (nothing motivates change more powerfully than a clear vision : visi yang jelas dapat secara dahsyat mendorong terjadinya perubahan dalam organisasi)
Pada kesempatan itu juga diundang Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi, SH., dan Bupati Bantaeng Sulsel, Prof. DR. Ir. HM. Nurdin Abdullah, M.Agr serta para praktisi dan mahasiswa. (Aries_SJAM)
Jakarta, 4 Maret 2013
Radio Suara Jombang AM
Pemimpin Teladan Dalam Pandangan Bupati Jombang Suyanto
![]() | |
| Bupati Suyanto Talkshow "Jalan Keluar" Kompas TV |
Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang mempengaruhi dan memotivasi
orang lain untuk melakukan sesuatu sesuai tujuan bersama. Kepemimpinan
meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi,
memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk
memperbaiki kelompok dan budayanya. Pemimpin seharusnya mampu mendorong
bangsa ini membangun budaya yang kuat, mandiri, dan berdaulat. Boleh
saja seorang pemimpin ketika dalam proses pemilihan mendapat dukungan
sedikit, tetapi yang terpenting setelah memimpin dan menjalankan
pemerintahan dia didukung oleh seluruh rakyat.
Program talkshow yang dipandu oleh Jusuf Kalla (JK), sebagai host
sekaligus nara sumber. Menjawab persoalan yang tengah dihadapi
masyarakat terutama seputar sosial ekonomi dan politik. JK menjawab
pertanyaan tersebut dari email, twitter, dan facebook, atau bisa juga on location
berdialog dengan masyarakat. Pada kesempatan tersebut (4/3/2013) JK
ditemani presenter Meutya Hafid dan Bupati Jombang, Suyanto mengisi program acara
Jalan Keluar yang ditayangkan oleh Kompas TV di Hotel Sahid Jakarta
dengan tema Pemimpin Tauladan Rakyat.
Dalam tanggapannya, Bupati Jombang, Suyanto memberikan gambaran
tentang pemimpin yang baik sekarang ini adalah pemimpin yang berpihak
pada masyarakat. “Pemimpin yang melayani adalah pemimpin yang mau
mendengar. Mau mendengar setiap kebutuhan, impian, dan harapan dari
mereka yang dipimpin, kata Suyanto. Pemimpin yang melayani adalah
pemimpin yang dapat mengendalikam ego dan kepentingan pribadinya
melebihi kepentingan public atau mereka yang dipimpinnya. Mengendalikan
ego berarti dapat mengendalikan diri ketika tekanan maupun tantangan
yang dihadapi menjadi begitu berat,selalu dalam keadaan tenang, penuh
pengendalian diri, dan tidak mudah emosi.
Menjawab pertanyaan dari JK akan kesuksesannya memimpin Jombang
selama 2 periode, bahkan hingga 3 periode karena pernah menjadi wakil
bupati, Suyanto dengan santainya menanggapi bahwa pemimpin tidak boleh
mengutamakan pencitraan segala daya dan upayanya harus berpihak pada
kepentingan masyarakat. Pencitraan bukan menjadi tujuan utama pemimpin,
tetapi bagaimana semua kebijakan yang dibuat untuk kepentingan
masyarakat. Lebih lanjut dikemukakan bahwa pemimpin tidak boleh takut
menentukan kebijakan yang tidak populis, yang terpenting adalah hasil
daripada kebijakan tersebut ke depannnya sehinga membawa perubahan
menjadi lebih baik (nothing motivates change more powerfully than a clear vision : visi yang jelas dapat secara dahsyat mendorong terjadinya perubahan dalam organisasi)
Pada kesempatan itu juga diundang Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi,
SH., dan Bupati Bantaeng Sulsel, Prof. DR. Ir. HM. Nurdin Abdullah,
M.Agr serta para praktisi dan mahasiswa. (Aries_SJAM)
Jakarta, 4 Maret 2013
Radio Suara Jombang AM
Selasa, 05 Maret 2013
Dari Dialog Interaktif Sosialisasi Menyongsong PEDA KTNA 2013 Di Radio Suara Jombang AM
“PEDA KTNA 2013 Harus Dapat Menjadi Ajang Promosi Segala Aspek Potensi Yang Dimiliki
Kabupaten Jombang pada tahun 2013 ini, akan mempunyai gawe besar. Dimana kurang lebih 3000 hingga 4000 petani dan nelayam se Provinsi Jawa Timur akan berkumpul di Kabupaten Jombang untuk mengikuti Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan 2013. Pekan Daerah KTNA 2013 adalah sebuah media bertemunya para wakil petani dan nelayan se propinsi Jawa Timur dalam rangka konsolidasi organisasi ,saling tukar informasi,alih teknologi dan membangun jejaring agribisnis. Ini disampaikan oleh Sutopo (Wakil ketua I KTNA Jombang) dan Supraptono (Sekretaris KTNA Jombang) saat siaran dialog interaktif di Radio Suara Jombang AM (Eks RKPD Jombang)
KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) itu sendiri adalah suatu organisasi petani yang melalui kelompok tani. Dan bersifat independen yang bergerak dibidang pertanian dari hulu sampai hilir. Yang artinya dari mulai produksi, pengolahan hasil, sampai pemasaran. KTNA bertujuan meningkatkan pendapatan petani, memajukan pertanian,meningkatkan hasil produksi pertanian serta sasaran tujuan akhir adalah mensejahterahkan petani dipedesaan.
Dalam dialog interaktif di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL Radio Suara Jombang AM ) yang mengudara di frekwensi AM 792 KHz tersebut, Sutopo dan Supraptono menyampaikan bahwa Pekan Daerah(PEDA) KTNA 2013 se Propinsi Jawa Timur yang akan di gelar di Kabupaten Jombang adalah persiapan atau pemanasan menyongsong Pekan Nasional (PENAS) KTNA 2014 yang rencananya akan di gelar di Kabupaten Malang.
“Jadi maksud dan tujuan digelarnya PEDA KTNA 2013 di Kabupaten Jombang adalah sebagai gladi bersihnya PENAS 2014 atau dengan kata lain adalah pemanasan menjelang PENAS 2014,” ungkap Supraptono
Sedangkan tujuan yang lain pada penyelenggaraan PEDA KTNA 2013 itu sendiri adalah dapat terwujudnya Tri Sukses papar Supraptonoi. Sukses yang pertama adalah sukses mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi dalam hal pertanian. Sukses yang kedua adalah sukses dalam hal jejaring kemitraan. Karena dalam kegiatan ini nantinya akan diikuti oleh petani dan nelayan di seluruh Jawa Timur. Sehingga satu dan yang lainnya dapat bertukar informasi sehingga munculah jejaring kemitraan tadi. Dan sukses yang ketiga adalah kedepan akan tumbuh ekonomi mayarakat. Karena dalam kegiatan ini bukan hanya kegiatan kumpul kumpul tetapi juga ada kegiatan pamean serta promosi. Karena PEDA 2013 adalah forum pertemuan wakil petani se propinsi Jawa Timur,Sehingga diharapkan organisasi petani khususnya KTNA bisa menjadi organisasi yang solid. Karena diantara petani yang satu dan yang lainnya, petani dari daerah satu dan daerah yang lain dapat bertukar pengalaman serta saling tukar informasi.
Sutopo wakil ketua I KTNA Jombang, yang juga menjadi narasumber pada dialog tersebut mengungkapkan bahwa manfaat yang dapat dirasakan dari penyelenggaraan PEDA 2013 ini selain dirasakan oleh petani secara langsung, juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang lain pada umumnya. “Jadi dukungan masyarakat ini juga sangat diharapkan untuk suksesnya PEDA KTNA 2013 di Kabupaten Jombang”, tandas Sutopo.
Menurutnya, memang manfaat yang dirasakan oleh masyarakat umum tidak secara langsung, tetapi karena kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi bagi segala aspek yang dimiliki oleh Kabupaten Jombang, maka Sutopo ber harap masyarakat Kabupaten Jombang dapat mendukung kegiatan PEDA ini, karena imbas dari gawe besar ini akan ke masyarakat juga .
Dalam PEDA KTNA 2013 di Kabupaten Jombang yang akan dimulai tanggal 22-26 April 2013 ini, akan digelar berbagai macam kegiatan. Mulai dari temu wicara atau rembug madya, temu karya, temu usaha, temu profesi, pameran, kontes, magang, widyawisata, pasar lelang dan lain sebagainya. Dan yang akan terlibat dalam penyelenggaraan PEDA ini adalah mulai dari tingkat propinsi hingga daerah. Baik dari pemerintah propinsi maupun pemerintah daerah.
Dan diharapkan dalam menyongsong penyelenggaraan PEDA KTNA 2013 dikabupaten Jombang ini adalah dukungan dari masyarakat Jombang untuk mendukung suksesnya kegiatan ini. Karena kegiatan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi segala aspek yang ada di kabupaten Jombang.
“Karena yang hadir dalam kegiatan PEDA ini bukan hanya para petani dan nelayan, tetapi para pelaku usaha atau para pengusaha. Sehingga kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi yang baik bagi masyarakat Jombang. Siapa tahu para pelaku usaha ini dapat menjadi partner petani yang ada di Jombang,”tambah Sutopo
“Oleh karena itu mari kita menjadi tuan rumah yang baik, agar seluruh peserta membawa pulang kesan yang baik setelah berakhirnya PEDA yang diselenggarakan di Kabupaten Jombang ini,”pungkas Supraptono sekretaris KTNA Jombang. (Jodhie/*WT_SJAM)
Jombang, 5 Maret 2013
LPPL Radio Suara Jombang AM
Dari Dialog Interaktif Sosialisasi Menyongsong PEDA KTNA 2013 Di Radio Suara Jombang AM
“PEDA KTNA
2013 Harus Dapat Menjadi Ajang Promosi Segala Aspek Potensi Yang Dimiliki
Kabupaten Jombang pada tahun 2013 ini, akan mempunyai gawe besar. Dimana kurang
lebih 3000 hingga 4000 petani dan
nelayam se Provinsi Jawa Timur akan berkumpul di Kabupaten Jombang untuk
mengikuti Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan 2013. Pekan Daerah
KTNA 2013 adalah sebuah media bertemunya para wakil petani dan nelayan se
propinsi Jawa Timur dalam rangka konsolidasi organisasi ,saling tukar
informasi,alih teknologi dan membangun jejaring agribisnis. Ini disampaikan
oleh Sutopo (Wakil ketua I KTNA Jombang) dan Supraptono (Sekretaris KTNA
Jombang) saat siaran dialog
interaktif di Radio Suara Jombang AM (Eks RKPD Jombang)
KTNA (Kontak Tani Nelayan
Andalan) itu sendiri adalah suatu organisasi petani yang melalui kelompok tani.
Dan bersifat independen yang bergerak dibidang pertanian dari hulu sampai hilir.
Yang artinya dari mulai produksi, pengolahan
hasil, sampai pemasaran. KTNA bertujuan
meningkatkan pendapatan petani, memajukan pertanian,meningkatkan hasil produksi
pertanian serta sasaran tujuan akhir adalah mensejahterahkan petani dipedesaan.
Dalam dialog interaktif di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL Radio Suara
Jombang AM ) yang mengudara di frekwensi AM 792 KHz tersebut, Sutopo dan Supraptono menyampaikan bahwa Pekan Daerah(PEDA) KTNA 2013 se Propinsi
Jawa Timur yang akan di gelar di Kabupaten Jombang adalah persiapan atau
pemanasan menyongsong Pekan Nasional (PENAS) KTNA 2014 yang rencananya akan di
gelar di Kabupaten Malang.
“Jadi maksud dan tujuan
digelarnya PEDA KTNA 2013 di Kabupaten Jombang adalah sebagai gladi bersihnya
PENAS 2014 atau dengan kata lain adalah pemanasan menjelang PENAS 2014,” ungkap
Supraptono
Sedangkan tujuan yang lain pada
penyelenggaraan PEDA KTNA 2013 itu sendiri adalah dapat terwujudnya Tri Sukses
papar Supraptonoi. Sukses yang pertama adalah sukses mentransfer ilmu
pengetahuan dan teknologi dalam hal pertanian. Sukses yang kedua adalah sukses
dalam hal jejaring kemitraan. Karena dalam kegiatan ini nantinya akan diikuti
oleh petani dan nelayan di seluruh Jawa Timur. Sehingga satu dan yang lainnya
dapat bertukar informasi sehingga munculah jejaring kemitraan tadi. Dan sukses
yang ketiga adalah kedepan akan tumbuh ekonomi mayarakat. Karena dalam kegiatan
ini bukan hanya kegiatan kumpul kumpul tetapi juga ada kegiatan pamean serta
promosi. Karena PEDA 2013 adalah forum
pertemuan wakil petani se propinsi Jawa Timur,Sehingga diharapkan organisasi
petani khususnya KTNA bisa menjadi organisasi yang solid. Karena diantara
petani yang satu dan yang lainnya, petani dari daerah satu dan daerah yang lain
dapat bertukar pengalaman serta saling tukar informasi.
Sutopo wakil ketua I KTNA Jombang,
yang juga menjadi narasumber pada dialog
tersebut mengungkapkan bahwa manfaat yang dapat dirasakan dari penyelenggaraan
PEDA 2013 ini selain dirasakan oleh petani secara langsung, juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang
lain pada umumnya. “Jadi dukungan masyarakat ini juga sangat diharapkan untuk
suksesnya PEDA KTNA 2013 di Kabupaten Jombang”, tandas Sutopo.
Menurutnya, memang manfaat yang
dirasakan oleh masyarakat umum tidak secara langsung, tetapi karena kegiatan
ini dapat menjadi ajang promosi bagi segala aspek yang dimiliki oleh Kabupaten
Jombang, maka Sutopo ber harap masyarakat Kabupaten Jombang dapat mendukung
kegiatan PEDA ini, karena imbas dari gawe besar ini akan ke masyarakat juga .
Dalam PEDA KTNA 2013 di Kabupaten
Jombang yang akan dimulai tanggal 22-26 April 2013 ini, akan digelar berbagai macam kegiatan. Mulai
dari temu wicara atau rembug madya, temu
karya, temu usaha, temu profesi, pameran, kontes, magang, widyawisata, pasar
lelang dan lain sebagainya. Dan yang akan terlibat dalam penyelenggaraan PEDA ini
adalah mulai dari tingkat propinsi hingga daerah. Baik dari pemerintah propinsi
maupun pemerintah daerah.
Dan diharapkan dalam menyongsong
penyelenggaraan PEDA KTNA 2013 dikabupaten Jombang ini adalah dukungan dari
masyarakat Jombang untuk mendukung suksesnya kegiatan ini. Karena kegiatan ini
juga dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi segala aspek yang ada di
kabupaten Jombang.
“Karena yang hadir dalam kegiatan
PEDA ini bukan hanya para petani dan nelayan, tetapi para pelaku usaha atau
para pengusaha. Sehingga kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi
yang baik bagi masyarakat Jombang. Siapa tahu para pelaku usaha ini dapat
menjadi partner petani yang ada di Jombang,”tambah Sutopo
“Oleh karena itu mari kita
menjadi tuan rumah yang baik, agar seluruh peserta membawa pulang kesan yang
baik setelah berakhirnya PEDA yang diselenggarakan di Kabupaten Jombang
ini,”pungkas Supraptono sekretaris KTNA Jombang. (Jodhie/*WT_SJAM)
Jombang, 5 Maret 2013
LPPL Radio Suara Jombang AM
Langganan:
Postingan
(Atom)



