Popular Post
- Lomba Tingkat III Pramuka Penggalang :Gotong Royong Dirikan Tenda Untuk mempersiapkan Pramuka Pengalang sebagai kader Bangsa yan...
- Pengurus Wushu Indonesia (WI) Kabupaten Jombang periode 2011-2014 dikukuhkan. Pengukuhan nahkoda dan awak dari cabang olahraga wushu Jomban...
- Ini akan jadi kabar gembira bagi masyarakat yang belum mencatatkan peristiwa kelahirannya melebihi batas waktu 1 tahun. Karena pemerintah da...
- Ini akan jadi kabar gembira bagi masyarakat yang belum mencatatkan peristiwa kelahirannya melebihi batas waktu 1 tahun. Karena pemerintah da...
- Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Hadiatmoko, SH meresmikan pusat latihan Brimob di Dusun Kedunggalih Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten J...
- Sejak di lounching pada 13 Nopember 2011, komunitas senam car free day bertempat di halaman studio Radio Suara Jombang AM (...
- Untuk mengoptimalisasikan kinerja perangkat daerah pada pemerintah kabupaten Jombang, roda mutasi akhirnya digulirkan pada (3 Maret 2011) ...
Pengunjung



Breaking News
Loading...
Selasa, 05 Maret 2013
Dari Dialog Interaktif Sosialisasi Menyongsong PEDA KTNA 2013 Di Radio Suara Jombang AM
“PEDA KTNA 2013 Harus Dapat Menjadi Ajang Promosi Segala Aspek Potensi Yang Dimiliki
Kabupaten Jombang pada tahun 2013 ini, akan mempunyai gawe besar. Dimana kurang lebih 3000 hingga 4000 petani dan nelayam se Provinsi Jawa Timur akan berkumpul di Kabupaten Jombang untuk mengikuti Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan 2013. Pekan Daerah KTNA 2013 adalah sebuah media bertemunya para wakil petani dan nelayan se propinsi Jawa Timur dalam rangka konsolidasi organisasi ,saling tukar informasi,alih teknologi dan membangun jejaring agribisnis. Ini disampaikan oleh Sutopo (Wakil ketua I KTNA Jombang) dan Supraptono (Sekretaris KTNA Jombang) saat siaran dialog interaktif di Radio Suara Jombang AM (Eks RKPD Jombang)
KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) itu sendiri adalah suatu organisasi petani yang melalui kelompok tani. Dan bersifat independen yang bergerak dibidang pertanian dari hulu sampai hilir. Yang artinya dari mulai produksi, pengolahan hasil, sampai pemasaran. KTNA bertujuan meningkatkan pendapatan petani, memajukan pertanian,meningkatkan hasil produksi pertanian serta sasaran tujuan akhir adalah mensejahterahkan petani dipedesaan.
Dalam dialog interaktif di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL Radio Suara Jombang AM ) yang mengudara di frekwensi AM 792 KHz tersebut, Sutopo dan Supraptono menyampaikan bahwa Pekan Daerah(PEDA) KTNA 2013 se Propinsi Jawa Timur yang akan di gelar di Kabupaten Jombang adalah persiapan atau pemanasan menyongsong Pekan Nasional (PENAS) KTNA 2014 yang rencananya akan di gelar di Kabupaten Malang.
“Jadi maksud dan tujuan digelarnya PEDA KTNA 2013 di Kabupaten Jombang adalah sebagai gladi bersihnya PENAS 2014 atau dengan kata lain adalah pemanasan menjelang PENAS 2014,” ungkap Supraptono
Sedangkan tujuan yang lain pada penyelenggaraan PEDA KTNA 2013 itu sendiri adalah dapat terwujudnya Tri Sukses papar Supraptonoi. Sukses yang pertama adalah sukses mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi dalam hal pertanian. Sukses yang kedua adalah sukses dalam hal jejaring kemitraan. Karena dalam kegiatan ini nantinya akan diikuti oleh petani dan nelayan di seluruh Jawa Timur. Sehingga satu dan yang lainnya dapat bertukar informasi sehingga munculah jejaring kemitraan tadi. Dan sukses yang ketiga adalah kedepan akan tumbuh ekonomi mayarakat. Karena dalam kegiatan ini bukan hanya kegiatan kumpul kumpul tetapi juga ada kegiatan pamean serta promosi. Karena PEDA 2013 adalah forum pertemuan wakil petani se propinsi Jawa Timur,Sehingga diharapkan organisasi petani khususnya KTNA bisa menjadi organisasi yang solid. Karena diantara petani yang satu dan yang lainnya, petani dari daerah satu dan daerah yang lain dapat bertukar pengalaman serta saling tukar informasi.
Sutopo wakil ketua I KTNA Jombang, yang juga menjadi narasumber pada dialog tersebut mengungkapkan bahwa manfaat yang dapat dirasakan dari penyelenggaraan PEDA 2013 ini selain dirasakan oleh petani secara langsung, juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang lain pada umumnya. “Jadi dukungan masyarakat ini juga sangat diharapkan untuk suksesnya PEDA KTNA 2013 di Kabupaten Jombang”, tandas Sutopo.
Menurutnya, memang manfaat yang dirasakan oleh masyarakat umum tidak secara langsung, tetapi karena kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi bagi segala aspek yang dimiliki oleh Kabupaten Jombang, maka Sutopo ber harap masyarakat Kabupaten Jombang dapat mendukung kegiatan PEDA ini, karena imbas dari gawe besar ini akan ke masyarakat juga .
Dalam PEDA KTNA 2013 di Kabupaten Jombang yang akan dimulai tanggal 22-26 April 2013 ini, akan digelar berbagai macam kegiatan. Mulai dari temu wicara atau rembug madya, temu karya, temu usaha, temu profesi, pameran, kontes, magang, widyawisata, pasar lelang dan lain sebagainya. Dan yang akan terlibat dalam penyelenggaraan PEDA ini adalah mulai dari tingkat propinsi hingga daerah. Baik dari pemerintah propinsi maupun pemerintah daerah.
Dan diharapkan dalam menyongsong penyelenggaraan PEDA KTNA 2013 dikabupaten Jombang ini adalah dukungan dari masyarakat Jombang untuk mendukung suksesnya kegiatan ini. Karena kegiatan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi segala aspek yang ada di kabupaten Jombang.
“Karena yang hadir dalam kegiatan PEDA ini bukan hanya para petani dan nelayan, tetapi para pelaku usaha atau para pengusaha. Sehingga kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi yang baik bagi masyarakat Jombang. Siapa tahu para pelaku usaha ini dapat menjadi partner petani yang ada di Jombang,”tambah Sutopo
“Oleh karena itu mari kita menjadi tuan rumah yang baik, agar seluruh peserta membawa pulang kesan yang baik setelah berakhirnya PEDA yang diselenggarakan di Kabupaten Jombang ini,”pungkas Supraptono sekretaris KTNA Jombang. (Jodhie/*WT_SJAM)
Jombang, 5 Maret 2013
LPPL Radio Suara Jombang AM
Dari Dialog Interaktif Sosialisasi Menyongsong PEDA KTNA 2013 Di Radio Suara Jombang AM
“PEDA KTNA
2013 Harus Dapat Menjadi Ajang Promosi Segala Aspek Potensi Yang Dimiliki
Kabupaten Jombang pada tahun 2013 ini, akan mempunyai gawe besar. Dimana kurang
lebih 3000 hingga 4000 petani dan
nelayam se Provinsi Jawa Timur akan berkumpul di Kabupaten Jombang untuk
mengikuti Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan 2013. Pekan Daerah
KTNA 2013 adalah sebuah media bertemunya para wakil petani dan nelayan se
propinsi Jawa Timur dalam rangka konsolidasi organisasi ,saling tukar
informasi,alih teknologi dan membangun jejaring agribisnis. Ini disampaikan
oleh Sutopo (Wakil ketua I KTNA Jombang) dan Supraptono (Sekretaris KTNA
Jombang) saat siaran dialog
interaktif di Radio Suara Jombang AM (Eks RKPD Jombang)
KTNA (Kontak Tani Nelayan
Andalan) itu sendiri adalah suatu organisasi petani yang melalui kelompok tani.
Dan bersifat independen yang bergerak dibidang pertanian dari hulu sampai hilir.
Yang artinya dari mulai produksi, pengolahan
hasil, sampai pemasaran. KTNA bertujuan
meningkatkan pendapatan petani, memajukan pertanian,meningkatkan hasil produksi
pertanian serta sasaran tujuan akhir adalah mensejahterahkan petani dipedesaan.
Dalam dialog interaktif di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL Radio Suara
Jombang AM ) yang mengudara di frekwensi AM 792 KHz tersebut, Sutopo dan Supraptono menyampaikan bahwa Pekan Daerah(PEDA) KTNA 2013 se Propinsi
Jawa Timur yang akan di gelar di Kabupaten Jombang adalah persiapan atau
pemanasan menyongsong Pekan Nasional (PENAS) KTNA 2014 yang rencananya akan di
gelar di Kabupaten Malang.
“Jadi maksud dan tujuan
digelarnya PEDA KTNA 2013 di Kabupaten Jombang adalah sebagai gladi bersihnya
PENAS 2014 atau dengan kata lain adalah pemanasan menjelang PENAS 2014,” ungkap
Supraptono
Sedangkan tujuan yang lain pada
penyelenggaraan PEDA KTNA 2013 itu sendiri adalah dapat terwujudnya Tri Sukses
papar Supraptonoi. Sukses yang pertama adalah sukses mentransfer ilmu
pengetahuan dan teknologi dalam hal pertanian. Sukses yang kedua adalah sukses
dalam hal jejaring kemitraan. Karena dalam kegiatan ini nantinya akan diikuti
oleh petani dan nelayan di seluruh Jawa Timur. Sehingga satu dan yang lainnya
dapat bertukar informasi sehingga munculah jejaring kemitraan tadi. Dan sukses
yang ketiga adalah kedepan akan tumbuh ekonomi mayarakat. Karena dalam kegiatan
ini bukan hanya kegiatan kumpul kumpul tetapi juga ada kegiatan pamean serta
promosi. Karena PEDA 2013 adalah forum
pertemuan wakil petani se propinsi Jawa Timur,Sehingga diharapkan organisasi
petani khususnya KTNA bisa menjadi organisasi yang solid. Karena diantara
petani yang satu dan yang lainnya, petani dari daerah satu dan daerah yang lain
dapat bertukar pengalaman serta saling tukar informasi.
Sutopo wakil ketua I KTNA Jombang,
yang juga menjadi narasumber pada dialog
tersebut mengungkapkan bahwa manfaat yang dapat dirasakan dari penyelenggaraan
PEDA 2013 ini selain dirasakan oleh petani secara langsung, juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang
lain pada umumnya. “Jadi dukungan masyarakat ini juga sangat diharapkan untuk
suksesnya PEDA KTNA 2013 di Kabupaten Jombang”, tandas Sutopo.
Menurutnya, memang manfaat yang
dirasakan oleh masyarakat umum tidak secara langsung, tetapi karena kegiatan
ini dapat menjadi ajang promosi bagi segala aspek yang dimiliki oleh Kabupaten
Jombang, maka Sutopo ber harap masyarakat Kabupaten Jombang dapat mendukung
kegiatan PEDA ini, karena imbas dari gawe besar ini akan ke masyarakat juga .
Dalam PEDA KTNA 2013 di Kabupaten
Jombang yang akan dimulai tanggal 22-26 April 2013 ini, akan digelar berbagai macam kegiatan. Mulai
dari temu wicara atau rembug madya, temu
karya, temu usaha, temu profesi, pameran, kontes, magang, widyawisata, pasar
lelang dan lain sebagainya. Dan yang akan terlibat dalam penyelenggaraan PEDA ini
adalah mulai dari tingkat propinsi hingga daerah. Baik dari pemerintah propinsi
maupun pemerintah daerah.
Dan diharapkan dalam menyongsong
penyelenggaraan PEDA KTNA 2013 dikabupaten Jombang ini adalah dukungan dari
masyarakat Jombang untuk mendukung suksesnya kegiatan ini. Karena kegiatan ini
juga dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi segala aspek yang ada di
kabupaten Jombang.
“Karena yang hadir dalam kegiatan
PEDA ini bukan hanya para petani dan nelayan, tetapi para pelaku usaha atau
para pengusaha. Sehingga kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi
yang baik bagi masyarakat Jombang. Siapa tahu para pelaku usaha ini dapat
menjadi partner petani yang ada di Jombang,”tambah Sutopo
“Oleh karena itu mari kita
menjadi tuan rumah yang baik, agar seluruh peserta membawa pulang kesan yang
baik setelah berakhirnya PEDA yang diselenggarakan di Kabupaten Jombang
ini,”pungkas Supraptono sekretaris KTNA Jombang. (Jodhie/*WT_SJAM)
Jombang, 5 Maret 2013
LPPL Radio Suara Jombang AM
Kamis, 28 Februari 2013
Bupati Jombang Suyanto Melantik 301 Pejabat
Sebanyak 301 pejabat fungsional dan struktural di lingkungan Pemkab Jombang dilantik oleh Bupati Jombang. Pelantikan ratusan pejabat itu digelar di pendapa pemkab Jombang pada Kamis (28/2/2013) siang.
Dalam sambutannya, Suyanto menyatakan, pihaknya tidak ingin Jombang pada akhir jabatannnya mengalami degradasi. Karenanya Bupati mewanti-wanti kepada pejabat yang menempati tempat baru segera bisa menyesuaikan. Dengan kata lain, jangan sampai di posisi baru seorang pejabat tidak mengetahui tugas dan pokok fungsinya yang harus ditangani.
Tidak hanya merotasi, Bupati juga menetapkan plt (pelaksana tugas) menjadi Kepala yakni Drs. Purwanto MKP menjadi Kepala adan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa. Sedangkan posisi Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi masih dipegang oleh Plt, Drs. Mochammad Sholeh.
Sementara itu, beberapa pejabat yang dimutasi diantaranya, adalah Ir. Syamto yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, kini menduduki Kepala Dinas Pertanian. Sedangkan sebagai penggantinya adalah Ir. Jufri. Kepala Dinas PU Cipta Karya, Ir. Yudi Andriyanto MSi diganti dengan Abdul Qudus, SH. Sedangkan Yudi mengisi jabatan sebagai Kepala Bappeda yang sebelumnya dijabat oleh Plt. Ilham Heru.
Roda Mutasi jabatan ini juga terjadi pada Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) setdakab Jombang. Kabag Humas Dra. Tri Endah Sektiwati diganti Drs. Eka Suprasetyo Agus Putranto MM yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Organisasi. Dan kini Tri Endah Sektiwati dipercaya menjabat sebagai Kabag Perlengkapan. Sedangkan sebagai pengganti Eka Suprasetyo dipercayakan pada Muhammad Taufiq, S.H, M.H yang sebelumnya adalah Kepala Kantor Arsip dan PDE.
Sementara itu dijajaran lingkup Dinas Pendidikan juga terjadi rotasi baik untuk kepala sekolah SMP, SMA dan SD. Diantaranya Sudarno, SPd,MSi menjabat sebagai kepala sekolah (Kepsek) SMPN 1 Jombang. Moedjiono, SPd, MSi menjabat Kepsek SMP Negeri 2 Jombang, dan Kepsek SMPN 1 Diwek dijabat oleh Rudy Yoso Adinugroho. Kepsek SMA Negeri 3 sekarang dijabat oleh Drs. Sugeng Budiono. Dan Zainal Fatoni,S.Pd, M.MPd menjabat kepsek SMA Negeri Jogoroto. (Wati_SJAM)
Bupati Jombang Suyanto Melantik 301 Pejabat
Sebanyak 301 pejabat fungsional
dan struktural di lingkungan Pemkab Jombang dilantik oleh Bupati Jombang. Pelantikan ratusan pejabat itu
digelar di pendapa pemkab Jombang pada Kamis
(28/2/2013) siang.
Dalam sambutannya, Suyanto
menyatakan, pihaknya tidak ingin Jombang pada akhir jabatannnya mengalami
degradasi. Karenanya Bupati mewanti-wanti kepada pejabat yang menempati tempat
baru segera bisa menyesuaikan. Dengan kata lain, jangan sampai di posisi baru
seorang pejabat tidak mengetahui tugas dan pokok fungsinya yang harus ditangani.
Tidak hanya merotasi, Bupati juga
menetapkan plt (pelaksana tugas) menjadi Kepala yakni Drs. Purwanto MKP menjadi
Kepala adan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa. Sedangkan posisi Kepala Dinas Sosial Tenaga
Kerja dan Transmigrasi masih dipegang
oleh Plt, Drs. Mochammad Sholeh.
Sementara itu, beberapa pejabat
yang dimutasi diantaranya, adalah Ir. Syamto
yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, kini menduduki
Kepala Dinas Pertanian. Sedangkan sebagai penggantinya adalah Ir. Jufri. Kepala Dinas PU Cipta Karya, Ir. Yudi
Andriyanto MSi diganti dengan Abdul
Qudus, SH. Sedangkan Yudi mengisi
jabatan sebagai Kepala Bappeda yang sebelumnya dijabat oleh Plt. Ilham Heru.
Roda Mutasi jabatan ini juga
terjadi pada Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) setdakab Jombang. Kabag
Humas Dra. Tri Endah Sektiwati diganti Drs. Eka Suprasetyo Agus Putranto MM yang
sebelumnya menjabat Kepala Bagian Organisasi. Dan kini Tri Endah Sektiwati dipercaya menjabat sebagai Kabag Perlengkapan.
Sedangkan sebagai pengganti Eka Suprasetyo dipercayakan pada Muhammad Taufiq, S.H,
M.H yang sebelumnya adalah Kepala Kantor Arsip dan PDE.
Sementara itu dijajaran lingkup
Dinas Pendidikan juga terjadi rotasi baik untuk kepala sekolah SMP, SMA dan SD.
Diantaranya Sudarno, SPd,MSi menjabat sebagai kepala sekolah (Kepsek) SMPN 1 Jombang.
Moedjiono, SPd, MSi menjabat Kepsek SMP Negeri 2 Jombang, dan Kepsek SMPN 1
Diwek dijabat oleh Rudy Yoso Adinugroho. Kepsek SMA Negeri 3 sekarang dijabat
oleh Drs. Sugeng Budiono. Dan Zainal Fatoni,S.Pd, M.MPd menjabat kepsek SMA
Negeri Jogoroto. (Wati_SJAM)
Langganan:
Postingan
(Atom)
