Popular Post

Pengunjung

  • Breaking News
    Loading...
    Jumat, 04 Januari 2013

    Awal 2013 Pemkab Jombang Langsung Gelar Apel Dan Rapat Dinas



    Libur panjang setelah natal  2012 dan memasuki tahun baru 2013 pemerintah Kabupaten Jombang langsung menggelar apel kerja dan rapat dinas pada (2 Januari 2013) pagi.  Selaku inspektur upacara pada Apel kerja awal tahun 2013 yang digelar dilapangan pemkab Jombang tersebut adalah wakil Bupati Jombang Drs. H. Widjono Soeparno MSi. Dan untuk rapat Dinas dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Drs. H. Suyanto MM.

    Apel kerja didiikuti seluruh jajaran aparatur dilingkup  pemerintah Kabupaten  Jombang,  Sekda, Asisten, Kepala SKPD baik dari Badan/ Dinas/ Bagian/Kantor dilingkup pemkab Jombang, Camat dan Staf. Diawal apel  terlebih dahulu diawali penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD secara simbolis oleh Wakil Bupati Widjono Soeparno kepada Kepala Dinas Peternakan, Kepala Satpol PP, Kepala BPPKB, Kepala Bagian Hukum, Bagian Umum dan camat Kudu.

    Mengawali sambutannya, Wabup Widjono Soeparno menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada semua pihak khususnya kepada seluruh aparatur atas dedikasi dan loyalitasnya dalam menjalankan tugas pokok fungsinya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Hal ini terbukti dengan banyaknya apresiasi dan penghargaan baik ditingkat Nasional mupun regional  Jatim yang diterima pemerintah Kabupaten Jombang di tahun 2012.

    “Apresiasi dan penghargaan yang diterima pemerintah Kabupaten Jombang ditahun 2012  semoga  semakin  mendorong dan memotivasi kinerja jajaran aparatur pemerintah Kabupaten Jombang  kedepan untuk semakin menjadi lebih baik”, tutur Wabup Widjono .

    Wabup Widjono juga mengingatkan kepada seluruh aparatur pemerintah Kabupaten Jombang agar  apel kerja awal tahun 2013 ini menjadi wahana untuk senantiasa mempererat tali silaturahmi,  dan PNS diharapkan menjadi teladan dimasyarakat.  Apalagi Kabupaten Jombang tahun 2013 akan menggelar gawe besar dua pesta demokrasi yakni  Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada 2013).  Pemilu Bupati dan Wakil Bupati serta pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Sedangkan tahun 2014 akan ada pemilu legislative dan pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Sebagai PNS tentunya harus memperkokoh netralitas dan profesionalitas ditengah berkembangnya dinamika politik. ”Mari kita tetap senantiasa menjaga kebersamaan, persatuan dan kenyamanan diwilayah masing-masing agar di Kabupaten Jombang tercipta suasana yang kondusif, harmonis, dan cerdas dalam menyikapi perbedaan”, tandasnya.

    Terkait dengan pelaksanaan APBD Kabupaten Jombang tahun 2013 Wakil Bupati Jombang juga menyampaikan agar pelaksanaan anggaran 2013 yang berbasis kinerja  sesuai dengan jadwal dan rencana, demikian juga untuk pekerjaan fisik kontruksi agar mempertimbangkan kecukupan waktu penyelesaian pekerjaan, pejabat pembuat komitmen bisa mengendalikan konsultan pengawas dan konsultan pelaksana. Untuk penyerapan belanja hibah dan bantuan social, Wabup Widjono juga  mengingatkan agar memperhatikan dimensi waktu pelaksanaannya khususnya untuk kontruksi.  Dan kepada Kepala SKPD Wabup widjono juga meminta untuk segera merapatkan barisan dijajarannya untuk mengaktualisasikan DPA yang ada dengan memperhatikan juknis pelaksanaan APBD serta ketentuan dalam pengelolaan keuangan daerah.

    Usai apel pagi, seluruh kepala SKPD langsung mengikuti rapat Dinas di ruang Suroadiningrat kantor pemkab Jombang yang dipimpin langsung oleh Bupati Jombang.  (Wati_SJAM)

    Jombang, 2 Januari 2013
    AM 792 KHz Radio Suara Jombang

    Awal 2013 Pemkab Jombang Langsung Gelar Apel Dan Rapat Dinas



    Libur panjang setelah natal  2012 dan memasuki tahun baru 2013 pemerintah Kabupaten Jombang langsung menggelar apel kerja dan rapat dinas pada (2 Januari 2013) pagi.  Selaku inspektur upacara pada Apel kerja awal tahun 2013 yang digelar dilapangan pemkab Jombang tersebut adalah wakil Bupati Jombang Drs. H. Widjono Soeparno MSi. Dan untuk rapat Dinas dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Drs. H. Suyanto MM.

    Apel kerja didiikuti seluruh jajaran aparatur dilingkup  pemerintah Kabupaten  Jombang,  Sekda, Asisten, Kepala SKPD baik dari Badan/ Dinas/ Bagian/Kantor dilingkup pemkab Jombang, Camat dan Staf. Diawal apel  terlebih dahulu diawali penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD secara simbolis oleh Wakil Bupati Widjono Soeparno kepada Kepala Dinas Peternakan, Kepala Satpol PP, Kepala BPPKB, Kepala Bagian Hukum, Bagian Umum dan camat Kudu.

    Mengawali sambutannya, Wabup Widjono Soeparno menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada semua pihak khususnya kepada seluruh aparatur atas dedikasi dan loyalitasnya dalam menjalankan tugas pokok fungsinya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Hal ini terbukti dengan banyaknya apresiasi dan penghargaan baik ditingkat Nasional mupun regional  Jatim yang diterima pemerintah Kabupaten Jombang di tahun 2012.

    “Apresiasi dan penghargaan yang diterima pemerintah Kabupaten Jombang ditahun 2012  semoga  semakin  mendorong dan memotivasi kinerja jajaran aparatur pemerintah Kabupaten Jombang  kedepan untuk semakin menjadi lebih baik”, tutur Wabup Widjono .

    Wabup Widjono juga mengingatkan kepada seluruh aparatur pemerintah Kabupaten Jombang agar  apel kerja awal tahun 2013 ini menjadi wahana untuk senantiasa mempererat tali silaturahmi,  dan PNS diharapkan menjadi teladan dimasyarakat.  Apalagi Kabupaten Jombang tahun 2013 akan menggelar gawe besar dua pesta demokrasi yakni  Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada 2013).  Pemilu Bupati dan Wakil Bupati serta pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Sedangkan tahun 2014 akan ada pemilu legislative dan pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Sebagai PNS tentunya harus memperkokoh netralitas dan profesionalitas ditengah berkembangnya dinamika politik. ”Mari kita tetap senantiasa menjaga kebersamaan, persatuan dan kenyamanan diwilayah masing-masing agar di Kabupaten Jombang tercipta suasana yang kondusif, harmonis, dan cerdas dalam menyikapi perbedaan”, tandasnya.

    Terkait dengan pelaksanaan APBD Kabupaten Jombang tahun 2013 Wakil Bupati Jombang juga menyampaikan agar pelaksanaan anggaran 2013 yang berbasis kinerja  sesuai dengan jadwal dan rencana, demikian juga untuk pekerjaan fisik kontruksi agar mempertimbangkan kecukupan waktu penyelesaian pekerjaan, pejabat pembuat komitmen bisa mengendalikan konsultan pengawas dan konsultan pelaksana. Untuk penyerapan belanja hibah dan bantuan social, Wabup Widjono juga  mengingatkan agar memperhatikan dimensi waktu pelaksanaannya khususnya untuk kontruksi.  Dan kepada Kepala SKPD Wabup widjono juga meminta untuk segera merapatkan barisan dijajarannya untuk mengaktualisasikan DPA yang ada dengan memperhatikan juknis pelaksanaan APBD serta ketentuan dalam pengelolaan keuangan daerah.

    Usai apel pagi, seluruh kepala SKPD langsung mengikuti rapat Dinas di ruang Suroadiningrat kantor pemkab Jombang yang dipimpin langsung oleh Bupati Jombang.  (Wati_SJAM)

    Jombang, 2 Januari 2013
    AM 792 KHz Radio Suara Jombang

    BUPATI SUYANTO PIMPIN PEMUSNAHAN MIRAS




    Bupati Jombang Drs. H.Suyanto MM,  menunjukkan keseriusannya dalam membasmi peredaran  minuman keras (Miras) serta Narkoba di Kabupaten Jombang. Bupati Suyanto pada (Senin,31/12/12) sore memimpin pemusnahan 3.500 Liter miras didepan Pendopo Kabupaten Jombang.

    Bupati dua periode in menegaskan bahwa tidak akan mentolelir sedikitpun peredaran miras di  Jombang. “Kita tidak akan menolelir sedikitpun peredaran miras di Jombang, ’’tandasnya. Bupati Suyanto juga menegaskan kepada jajaran kepolisisan untuk tidak  hanya menindak tegas penjualnya. Tapi yang mengkonsumsi miras pun juga harus ditindak tegas. ’’Kita akan  terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk penanganan miras ini,’’ tutur Bupati Suyanto. 

    Bupati Suyanto merinci 3.500 liter miras yang dimusnahkan tersebut dikemas dalam 2 ribu botol, dan 20 jirigen berukuran besar. ”Hari ini kita musnahkan ribuan liter miras,anda bisa bayangkan apabila ribuan liter miras ini di minum, berapa ribu orang masyarakat Jombang yang mabuk. Oleh karena itu saya minta aparat Kepolisian tegas dalam menyikapi peredaran miras ini,” tegas Bupati Suyanto.
    “Sekali lagi, ini adalah sebagai langkah meminimalisir peredaran miras di Jombang. Utamanya menjelang Tahun Baru,’’ tambahnya .

    Berdasarkan Perda No.16 tahun 2009  tentang Pelarangan miras memang menyebutkan bahwa Bupati bisa memberi ijin kepada tempat tempat tertentu untuk menjual miras dengan kadar alkohol dibawah lima persen. Namun sampai sekarang pun Bupati belum pernah mengijinkan satu tempat pun untuk menjual Miras di Jombang. “Oleh karena itu Polisi bisa menjerat semua tempat yang menjual miras,” tegas Bupati Suyanto

    Sementara itu AKBP Tri Bisono Sumiharjo Sik Kapolres Jombang menjelaskan bahwa menjelang tahun  baru ini peredaran miras di Jombang menngalami peningkatan. Bulan Desember ini saja pihaknya mengamankan 25 pengedar miras dengan barang bukti mencapai ratusan liter miras.  Sejumlah 3.500 liter miras yang dimusnahkan tersebut dari berbagai jenis. Seperti Bir, dan arak putih. Pemusnahan miras tersebut dilakukan dengan cara digilas dengan menggunakan alat berat.

    Dalam pemusnahan miras tersebut  dihadiri jajaran Forpimda (Forum Pimpinan Daerah) Kabupaten Jombang serta Ketua MUI KH.Cholil Dahlan. Dan juga disaksikan secara langsung oleh masyarakat Kabupaten Jombang yang hadir di Alon alon Jombang.(Jodhie_SJAM)

    Jombang, 31 Desember 2012
    AM792 KHz Radio Suara Jombang
     

    BUPATI SUYANTO PIMPIN PEMUSNAHAN MIRAS




    Bupati Jombang Drs. H.Suyanto MM,  menunjukkan keseriusannya dalam membasmi peredaran  minuman keras (Miras) serta Narkoba di Kabupaten Jombang. Bupati Suyanto pada (Senin,31/12/12) sore memimpin pemusnahan 3.500 Liter miras didepan Pendopo Kabupaten Jombang.

    Bupati dua periode in menegaskan bahwa tidak akan mentolelir sedikitpun peredaran miras di  Jombang. “Kita tidak akan menolelir sedikitpun peredaran miras di Jombang, ’’tandasnya. Bupati Suyanto juga menegaskan kepada jajaran kepolisisan untuk tidak  hanya menindak tegas penjualnya. Tapi yang mengkonsumsi miras pun juga harus ditindak tegas. ’’Kita akan  terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk penanganan miras ini,’’ tutur Bupati Suyanto. 

    Bupati Suyanto merinci 3.500 liter miras yang dimusnahkan tersebut dikemas dalam 2 ribu botol, dan 20 jirigen berukuran besar. ”Hari ini kita musnahkan ribuan liter miras,anda bisa bayangkan apabila ribuan liter miras ini di minum, berapa ribu orang masyarakat Jombang yang mabuk. Oleh karena itu saya minta aparat Kepolisian tegas dalam menyikapi peredaran miras ini,” tegas Bupati Suyanto.
    “Sekali lagi, ini adalah sebagai langkah meminimalisir peredaran miras di Jombang. Utamanya menjelang Tahun Baru,’’ tambahnya .

    Berdasarkan Perda No.16 tahun 2009  tentang Pelarangan miras memang menyebutkan bahwa Bupati bisa memberi ijin kepada tempat tempat tertentu untuk menjual miras dengan kadar alkohol dibawah lima persen. Namun sampai sekarang pun Bupati belum pernah mengijinkan satu tempat pun untuk menjual Miras di Jombang. “Oleh karena itu Polisi bisa menjerat semua tempat yang menjual miras,” tegas Bupati Suyanto

    Sementara itu AKBP Tri Bisono Sumiharjo Sik Kapolres Jombang menjelaskan bahwa menjelang tahun  baru ini peredaran miras di Jombang menngalami peningkatan. Bulan Desember ini saja pihaknya mengamankan 25 pengedar miras dengan barang bukti mencapai ratusan liter miras.  Sejumlah 3.500 liter miras yang dimusnahkan tersebut dari berbagai jenis. Seperti Bir, dan arak putih. Pemusnahan miras tersebut dilakukan dengan cara digilas dengan menggunakan alat berat.

    Dalam pemusnahan miras tersebut  dihadiri jajaran Forpimda (Forum Pimpinan Daerah) Kabupaten Jombang serta Ketua MUI KH.Cholil Dahlan. Dan juga disaksikan secara langsung oleh masyarakat Kabupaten Jombang yang hadir di Alon alon Jombang.(Jodhie_SJAM)

    Jombang, 31 Desember 2012
    AM792 KHz Radio Suara Jombang