Popular Post

Pengunjung

  • Breaking News
    Loading...
    Selasa, 17 April 2012

    Wonosalam Tampil di Puspa Agro

    Setelah sukses dengan acara Ken-Duren pada Pebruari lalu, kemarin pada tanggal 15 April 2012 Kecamtan Wonosalam kembali melakukan gebrakan tampil pada acara Kuis Tani Ceria di Puspa Agro Sidoarjo Jawa timur yang bekerjasama dengan propinsi Jawa Timur dan JTV. Dalam acara tersebut Kecamatan Wonosalam menampilkan unjuk kebolehan dari 5 Gapoktan (Gabungan kelompok tani) yaitu Gapoktan Wonosalam (Regu Durian), Sambirejo (Regu Pisang), Carang Wulung (Regu Salak), Jarak (Regu Manggis), dan Panglungan (Regu Apokat).

    Dalam sesi pertama dibagi 3 regu, Grup A Regu Durian, Grup B Regu Pisang, dan Grup C Regu Salak dan dalam sesi pertama tersebut Regu Salak menjadi juara pertama disusul Regu Durian di posisi kedua dan Regu Pisang di posisi ketiga. Disesi kedua ganti wakil-wakil gapoktan dari Kabupaten Madiun yang tampil, kemudian dilanjut di sesi ketiga giliran Regu Manggis dan Apokat yang tampil mewakili Kabupaten Jombang dan Regu Ketela Pohon dari Kabupaten Madiun. Dalam sesi ketiga ini atau sesi terakhir ini regu Apokat menjadi Juara pertama kemudian Manggis Juara kedua dan juara ke tiga wakil dari Kabupaten Madiun dari Regu Ketela Pohon. Masing-masing Juara pertama akan kembali di undang untuk tampil di JTV melawan regu dari kabupaten lain yang juga mendapat juara pertama.

    Camat Wonosalam, Tony Prasetyo ST. MSi., menyambut baik kegiatan ini karena Wonosalam tidak hanya dikenal dengan produksi durennya tetapi bidang pertanian lain juga perlu mendapatkan apresiasi baik di tingkat kabupaten, propinsi bahkan di seluruh Indonesia. Apalagi dengan didukung adanya beberapa gapoktan pada masing-masing komoditi sehingga visi Kabupaten Jombang yang berbasis agribisnis bisa tercapai. Beberapa komoditi yang ada di Kecamatan Wonosalam antara lain duren, alpokat, salak, pisang dan manggis diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan perekonomian khususnya bagi masyarakat.

    Acara Kuis Tani Ceria (15/4) kemarin dapat disaksikan di layar JTV pada Hari Selasa tanggal 17 April 2012 dan tanggal 1 Mei 2012 pukul 18.00 s/d 19.00, untuk profil Kecamatan Wonosalam pada hari Jum’at  20 April 2012 Pukul 19.45 WIB. Turut hadir Senen S.Sos, M.Si selaku mantan Camat Wonosalam, Kepala Desa seluruh kecamatan, dan para penyuluh serta masyarakat yang ikut memberikan support bagi gapoktan yang tampil (Kec.Wonosalam)

    Jombang, 16 April 2012
    LPPL Radio Suara Jombang AM

    Wonosalam Tampil di Puspa Agro

    Setelah sukses dengan acara Ken-Duren pada Pebruari lalu, kemarin pada tanggal 15 April 2012 Kecamtan Wonosalam kembali melakukan gebrakan tampil pada acara Kuis Tani Ceria di Puspa Agro Sidoarjo Jawa timur yang bekerjasama dengan propinsi Jawa Timur dan JTV. Dalam acara tersebut Kecamatan Wonosalam menampilkan unjuk kebolehan dari 5 Gapoktan (Gabungan kelompok tani) yaitu Gapoktan Wonosalam (Regu Durian), Sambirejo (Regu Pisang), Carang Wulung (Regu Salak), Jarak (Regu Manggis), dan Panglungan (Regu Apokat).

    Dalam sesi pertama dibagi 3 regu, Grup A Regu Durian, Grup B Regu Pisang, dan Grup C Regu Salak dan dalam sesi pertama tersebut Regu Salak menjadi juara pertama disusul Regu Durian di posisi kedua dan Regu Pisang di posisi ketiga. Disesi kedua ganti wakil-wakil gapoktan dari Kabupaten Madiun yang tampil, kemudian dilanjut di sesi ketiga giliran Regu Manggis dan Apokat yang tampil mewakili Kabupaten Jombang dan Regu Ketela Pohon dari Kabupaten Madiun. Dalam sesi ketiga ini atau sesi terakhir ini regu Apokat menjadi Juara pertama kemudian Manggis Juara kedua dan juara ke tiga wakil dari Kabupaten Madiun dari Regu Ketela Pohon. Masing-masing Juara pertama akan kembali di undang untuk tampil di JTV melawan regu dari kabupaten lain yang juga mendapat juara pertama.

    Camat Wonosalam, Tony Prasetyo ST. MSi., menyambut baik kegiatan ini karena Wonosalam tidak hanya dikenal dengan produksi durennya tetapi bidang pertanian lain juga perlu mendapatkan apresiasi baik di tingkat kabupaten, propinsi bahkan di seluruh Indonesia. Apalagi dengan didukung adanya beberapa gapoktan pada masing-masing komoditi sehingga visi Kabupaten Jombang yang berbasis agribisnis bisa tercapai. Beberapa komoditi yang ada di Kecamatan Wonosalam antara lain duren, alpokat, salak, pisang dan manggis diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan perekonomian khususnya bagi masyarakat.

    Acara Kuis Tani Ceria (15/4) kemarin dapat disaksikan di layar JTV pada Hari Selasa tanggal 17 April 2012 dan tanggal 1 Mei 2012 pukul 18.00 s/d 19.00, untuk profil Kecamatan Wonosalam pada hari Jum’at  20 April 2012 Pukul 19.45 WIB. Turut hadir Senen S.Sos, M.Si selaku mantan Camat Wonosalam, Kepala Desa seluruh kecamatan, dan para penyuluh serta masyarakat yang ikut memberikan support bagi gapoktan yang tampil (Kec.Wonosalam)

    Jombang, 16 April 2012
    LPPL Radio Suara Jombang AM

    Sebanyak 24 Wilayah Ikuti Konsolidasi Nasional LKNU Di Jomban

    Untuk kali pertama Rapat Konsolidasi Nasional  LKNU (Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama)digelar di Jombang. Tepatnya dii Kampus Unipdu mulai 13 April s/d 15 April 2012.  Ketua PB NU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul berharap Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Nasional  LKNU  menghasilkan sejumlah keputusan penting.  Sehingga keputusan tersebut bisa menjadi inspirasi bagi para pengambil kebijakan.

    "Saya ucapkan selamat atas digelarnya Rakornas LKNU selama tiga hari. Semoga acara ini bisa menghasilkan keputusan penting bagi umat dan kesehatan masyarakat," kata Gus Ipul yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur saat membuka Rakornas LKNU di Unipdu (Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum), Jumat (13/4/2012).

    Gus Ipul menjelaskan, kedatangannya ke LKNU mewakili dua kepentingan. Pertama ia mewakili Ketua Umum PB NU, KH Said Aqiel Siradj, dan Gubernur Jatim, Soekarwo. "Insya Allah, Pak Said Aqiel besok baru hadir di acara LKNU ini," ungkapnya.

    Mantan Ketua Umum GP Ansor ini mengatakan, selama ini ada dua hal yang sering dilupakan masyarakat, yakni pendidikan dan kesehatan. Padahal menurut Gus Ipul, dua hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Ibaratnya, dua sisi dari keping mata uang. Nah, NU (Nadlatul Ulama) sebagai ormas sangat memahami kondisi itu. Sehingga dua sektor tersebut menjadi perhatian utama.

    "Hadirnya LKNU ini salah satunya adalah untuk mempertajam peran NU dalam bidang kesehatan. Karena hingga saat ini  meski ada jamkesda dan jamkesmas, ternyata masih  ada masyarakat yang belum terlayani kebutuhan kesehatannya. Sekali lagi, LKNU harus bisa menjawab itu," ujar Gus Ipul di hadapan ratusan peserta Rakornas LKNU.

    Sementara itu, Ketua Panitia Rakornas, KH Zulfikar Asad atau Gus Ufik mengatakan, sedianya acara yang digelar mulai 13 - 15 April itu dibuka oleh Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih. Namun karena ada sesuatu hal, akhirnya Menkes diwakili oleh Staf Ahli Menteri Kesehatan dr. Untung Suseno Sutarjo MSi.

    Disampaikan oleh Gus Ufik bahwa Rakornas  LKNU  dihadiri sebanyak 24 PW NU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama). Selain itu juga dihadiri oleh sejumlah RS (rumah sakit) milik NU.  LKNU tersebut menurut Gus Ufik merupakan tindak lanjut Mutamar NU di Makassar tahun lalau. "Dengan kata lain, NU tetap konsisten dengan kebutuhan dasar masyarakat, utamanya kesehatan," ujarnya.

    Disamping rakornas, panitia juga menyelenggarakan pameran yang bertajuk LKNU expo. Pameran yang digelar selama tiga hari itu memajang produk-produk unggulan dari warga nahdliyin. "Ini merupakan Rakornas pertama yang digelar LKNU," pungkas pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso Jombang ini. Iskandar

    Hadir dalam pembukaan rakornas LKNU tersebut wakil bupati Jombang Widjono Suparno, sekda Munif dan forum pimpinan daerah kabupaten Jombang. Presiden pimpinan pusat pertamina, drg. Ugan  Iskandar.(Wati_SJAM)

    Jombang, 13 April 2012
    LPPL Radio Suara Jombang AM

    Sebanyak 24 Wilayah Ikuti Konsolidasi Nasional LKNU Di Jomban

    Untuk kali pertama Rapat Konsolidasi Nasional  LKNU (Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama)digelar di Jombang. Tepatnya dii Kampus Unipdu mulai 13 April s/d 15 April 2012.  Ketua PB NU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul berharap Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Nasional  LKNU  menghasilkan sejumlah keputusan penting.  Sehingga keputusan tersebut bisa menjadi inspirasi bagi para pengambil kebijakan.

    "Saya ucapkan selamat atas digelarnya Rakornas LKNU selama tiga hari. Semoga acara ini bisa menghasilkan keputusan penting bagi umat dan kesehatan masyarakat," kata Gus Ipul yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur saat membuka Rakornas LKNU di Unipdu (Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum), Jumat (13/4/2012).

    Gus Ipul menjelaskan, kedatangannya ke LKNU mewakili dua kepentingan. Pertama ia mewakili Ketua Umum PB NU, KH Said Aqiel Siradj, dan Gubernur Jatim, Soekarwo. "Insya Allah, Pak Said Aqiel besok baru hadir di acara LKNU ini," ungkapnya.

    Mantan Ketua Umum GP Ansor ini mengatakan, selama ini ada dua hal yang sering dilupakan masyarakat, yakni pendidikan dan kesehatan. Padahal menurut Gus Ipul, dua hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Ibaratnya, dua sisi dari keping mata uang. Nah, NU (Nadlatul Ulama) sebagai ormas sangat memahami kondisi itu. Sehingga dua sektor tersebut menjadi perhatian utama.

    "Hadirnya LKNU ini salah satunya adalah untuk mempertajam peran NU dalam bidang kesehatan. Karena hingga saat ini  meski ada jamkesda dan jamkesmas, ternyata masih  ada masyarakat yang belum terlayani kebutuhan kesehatannya. Sekali lagi, LKNU harus bisa menjawab itu," ujar Gus Ipul di hadapan ratusan peserta Rakornas LKNU.

    Sementara itu, Ketua Panitia Rakornas, KH Zulfikar Asad atau Gus Ufik mengatakan, sedianya acara yang digelar mulai 13 - 15 April itu dibuka oleh Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih. Namun karena ada sesuatu hal, akhirnya Menkes diwakili oleh Staf Ahli Menteri Kesehatan dr. Untung Suseno Sutarjo MSi.

    Disampaikan oleh Gus Ufik bahwa Rakornas  LKNU  dihadiri sebanyak 24 PW NU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama). Selain itu juga dihadiri oleh sejumlah RS (rumah sakit) milik NU.  LKNU tersebut menurut Gus Ufik merupakan tindak lanjut Mutamar NU di Makassar tahun lalau. "Dengan kata lain, NU tetap konsisten dengan kebutuhan dasar masyarakat, utamanya kesehatan," ujarnya.

    Disamping rakornas, panitia juga menyelenggarakan pameran yang bertajuk LKNU expo. Pameran yang digelar selama tiga hari itu memajang produk-produk unggulan dari warga nahdliyin. "Ini merupakan Rakornas pertama yang digelar LKNU," pungkas pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso Jombang ini. Iskandar

    Hadir dalam pembukaan rakornas LKNU tersebut wakil bupati Jombang Widjono Suparno, sekda Munif dan forum pimpinan daerah kabupaten Jombang. Presiden pimpinan pusat pertamina, drg. Ugan  Iskandar.(Wati_SJAM)

    Jombang, 13 April 2012
    LPPL Radio Suara Jombang AM